Alfath Dzea Haqilana
Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Perilaku PHBS di Sekolah untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Kesehatan pada Anak Usia Dini di TK Cut Nyak Dien, Kendal, Jawa Tengah Alfath Dzea Haqilana; Deka Agus Putra Setiawan; Divka Rizki Sasqia Putri; Luthfilbert Gibran Sahertian; Iren Etriani Pratistha; Radiktyo Nindyo Sumarno
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v5i1.924

Abstract

Latar belakang: Masa anak usia dini merupakan periode kritis untuk pembentukan perilaku hidup sehat guna mencegah penularan penyakit. Namun, observasi di TK Cut Nyak Dien menunjukkan kurangnya fasilitas sanitasi dan rendahnya pengetahuan siswa mengenai teknik mencuci tangan yang benar. Tujuan: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk optimalisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui edukasi dan perbaikan sarana sanitasi di sekolah. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan (koordinasi dan pengadaan sarana), pelaksanaan (penyuluhan interaktif, demonstrasi cuci tangan enam langkah, dan instalasi kran wastafel otomatis), serta evaluasi. Media edukasi yang digunakan meliputi media audiovisual, poster, dan leaflet. Hasil: Kegiatan yang dilaksanakan pada 12 November 2025 ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada siswa dan wali murid mengenai PHBS. Sebelum intervensi, sebagian besar peserta tidak memahami langkah cuci tangan yang benar, namun setelah edukasi, mereka mampu mendemonstrasikannya secara mandiri dengan antusiasme tinggi. Selain itu, telah terpasang sistem sanitasi air bersih dan wastafel otomatis untuk mendukung praktik kebersihan di sekolah. Kesimpulan: Integrasi antara penyediaan infrastruktur sanitasi dan edukasi kesehatan terbukti efektif meningkatkan kesadaran PHBS. Program ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan (SDGs). ____________________________________________________________________ Abstract Background: Early childhood is a critical period for the formation of healthy living behaviors to prevent disease transmission. However, observations at TK Cut Nyak Dien revealed a lack of sanitation facilities and low student knowledge regarding proper handwashing techniques. Objective: This community service program aims to optimize Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) through education and improvement of sanitation facilities at the school. Method: The activities were carried out in three stages: preparation (coordination and procurement of facilities), implementation (interactive counseling, demonstration of the six-step handwashing technique, and installation of automatic faucet sinks), and evaluation. Educational media used included audiovisual, posters, and leaflets. Result: The activities held on November 12, 2025, showed a significant increase in PHBS knowledge for students and guardians. Before the intervention, most participants did not understand the correct handwashing steps; however, after the education, they were able to demonstrate them independently with high enthusiasm. Additionally, a clean water and sanitation system and automatic sinks have been installed to support hygiene practices at the school. Conclusion: The integration of sanitation infrastructure provision and health education has proven effective in increasing PHBS awareness. This program is expected to be a long-term investment in creating a healthy school environment and supporting the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs).