Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Teknologi pertanian masa depan dan peranannya dalam menunjang ketahanan pangan Rustam Efendi; Diang Sagita
Sultra Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 1 (2022): Sultra Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai permasalahan global di masa mendatang sangat erat kaitannya dengan pertanian, lingkungan, masyarakat dan sumber daya seiring meningkatnya populasi manusia di dunia dan perubahan iklim. Isu-isu tentang pertanian atau pangan meliputi berkurangnya jumlah para petani akibat penuaan dan meningkatnya populasi perkotaan serta hilangnya lahan pertanian karena urbanisasi, penggurunan, akumulasi garam di permukaan tanah, dan kontaminasi tanah dengan zat beracun. Teknologi pertanian di masa mendatang harus dapat membantu meningkatkan pangan secara simultan. Beberapa teknologi dan inovasi yang diprediksi dapat menjadi solusi antara lain pertanian di perkotaan (urban farming), pertanian secara vertical (vertikultur) serta plant factory (perusahaan tanaman terintegrasi), serta alat mesin yang didukung dengan teknologi mutakhir (artificial intelligent), internet of things (IoT) dan pertanian presisi agar dapat menurunkan kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang saat ini minat anak muda pada bidang pertanian semakin menurun. Ulasan pada karya tulis ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait peranan teknologi pertanian di masa yang akan datang berdasarkan teknologi yang saat ini sedang dikembangkan serta memberi gambaran mengenai aplikasinya di masa yang akan datang khususnya ketahanan pangan. Teknologi tersebut yang harapannya dapat menunjang kebutuhan pekerjaan-pekerjaan di bidang pertanian yang semakin kompleks dengan memanfaatkan sumberdaya se-efisien mungkin dan hasil produksi yang maksimal sehingga dapat menjaga stabilitas ketahanan pangan di masa yang akan datang.
Perancangan mesin sortasi kedelai berdasarkan warna untuk menentukan kualitas benih Abdullah Kharisma; Rustam Efendi
Sultra Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 1 (2022): Sultra Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedelai merupakan salah satu komoditas pangan terpenting di Indonesia. Setiap tahun, kebutuhan kedelai terus menerus mengalami peningkatan seiring dengan permintaan yang terus meningkat untuk bahan pangan maupun industri seperti tahu, tempe, susu kedelai, tauco dan sebagainya. Upaya untuk mendapat kualitas kedelai pun menjadi faktor utama. Penggunaan mesin sortasi kedelai berdasarkan warna merupakan salah satu pilihan untuk mendapatkan kualitas kedelai yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin sortasi kedelai berdasarkan warna. Metode penelitian dimulai dari memahami sifat fisik dan mekanik kedelai, desain pengujian, rancangan fungsional dan struktural, dan pendekatan analisis perancangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih perlu dilakukan perbaikan pada sensor warna dan disk penjatah.
Rancang bangun sistem monitoring suhu 10 channels berbasis mikrokontroler Rustam Efendi; Arjal Tando; La Ode Sabara; Irwansyah Irwansyah
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 20 No 2 (2025): October
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/z1gycp96

Abstract

A temperature monitoring system is essential in research, especially in the field of energy conversion in the Mechanical Engineering Study Program. One of the most commonly used systems is a data logger; however, its high cost often limits accessibility. An alternative hardware that can function as a data logger is the Arduino microcontroller. This study aims to design and develop a 10-channel temperature data logger system based on a microcontroller using the CJMCU MAX31856 amplifier module. The system integrates a type-K thermocouple sensor, DS3231 RTC module, SD Card module, and OLED display. The research applies both hardware and software design methods, covering component selection, hardware assembly, programming, and functional testing with calibration. The system was tested in a laboratory for three days to monitor the room temperature. The results showed that data from all channels overlapped closely, although minor measurement errors occasionally occurred. Linear regression analysis yielded an R² of 0.99, indicating high accuracy compared with an Autonic temperature controller. Further testing on copper pipes exposed to hot-water heat transfer showed a temperature increase trend, with readings ranging from 27 °C to 39 °C. The system proves reliable, accurate, and cost-efficient for laboratory energy research applications.