p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Asuhan kebidanan komperhensif pada ny.”R” G3 P2 A0 di di Puskesmas Dadok Tunggul Hitam Kota Padang: Asuhan kebidanan komperhensif pada ny.”R” G3 P2 A0 di di Puskesmas Dadok Tunggul Hitam Kota Padang Yunita Pitri
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKIndonesia pada tahun 2015 menurun dari 4.999 kasus, menjadi 4912 kasus di tahun 2016, sedangkan pada tahun 2017 mencapai 1722 kasus (Kemenkes RI, 2018). Jumlah AKI di Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2015 menurun dari 165 kasus menjadi 142 kasus di tahun 2016, sedangkan pada tahun 2017 yaitu menjadi 107 kasus (Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat 2017). Penelitian ini dilaksanakan dalam bidang kesehatan yang secara langsung menitikberatkan dalam Asuhan Kebidanan secara Komperhensif dengan Ketuban Pecah Sebelum Waktunya di Puskesmas Dadok Tunggul Hitam di Padang tahun 2022.Lokasi pengambilan kasus adalah tempat dimana pengambilan kasus diambil. Lokasi Asuhan Kebidanan ini dilaksanakan di Puskesmas Dadok Tunggul Hitam Waktu pelaksanaan merupakan batas waktu dimana kasus diambil. Asuhan ini dilaksanakan pada bulan Januari – Februari 2022. Alat dan Bahan untuk pendokumentasian Status dan catatan medik pasien Dokumen yang ada Alat tulis. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 4 Ibu hamil Risiko Tinggi Umur Terlalu Tua. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari–Februari 2022. Hasil penelitian Ibu mengerti dan senang akan hasil pemeriksaannya, ibu mengetahui dan mengerti atas semua yang sudah Pihak Puskesmas.Kata Kunci : Asuhan Kebidanan , Ketuban Pecah, KomperhensifABSTRACTIndonesia in 2015 decreased from 4,999 cases, to 4912 cases in 2016, while in 2017 it reached 1722 cases (Kemenkes RI, 2018). The number of MMR in West Sumatra Province in 2015 decreased from 165 cases to 142 cases in 2016, while in 2017 it was 107 cases (West Sumatra Provincial Health Office 2017). This Final Project Report is carried out in the health sector which directly focuses on Comprehensive Midwifery Care with Prematurely Ruptured Membranes at the Dadok Tunggul Hitam Health Center in Padang in 2022. The location of the case collection is the place where the case is taken. The location of this midwifery care was held at the Dadok Tunggul Hitam Health Center. Implementation time is the time limit where the case is taken. This care is carried out in January – February 2022. The tools used are as follows Tools and Materials in data collection: High-Risk Midwifery Care Format, Stationery Equipment and Materials for physical examination and observation: Weight scales, Height measuring device Tensimeter Thermometer, Watch, Mettlin monocular stethoscope, Hummer reflex, Partus set, Heating set, Infusion set. Tools and materials for documenting patient medical status and records Existing documents Stationery. The number of samples in this study were 4 pregnant women with high risk of being too old. This research was conducted in January – February 2022. The results of the research Mother understands and is happy with the results of the examination, she knows and understands everything that has been explained by the PuskesmasKeywords : Midwifery care, ruptured membranes, comprehensive
Asuhan kebidanan komprehensif pada ny “w”dengan kekurangan energi kronik (KEK) di Puskesmas Dadok Tunggul Hitam Kota Padang Tahun 2022: Asuhan kebidanan komprehensif pada ny “w”dengan kekurangan energi kronik (KEK) di Puskesmas Dadok Tunggul Hitam Kota Padang Tahun 2022 Yunita Pitri
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKekurangan Energi Kronik (KEK) adalah keadaan malnutrisi, Patologis akibat kekurangan atau kelebihan secara relatif atau absolut satu atau lebih zat gizi, dan hasil pengukuran lila kurang dari 23,5 cm. Menurut data dari World Health Organizatio (WHO) tahun 2017 Angka Kematian Ibu diseluruh Dunia diperkirakan 210/100.000 kelahiran hidup dan angka kematian neonatal turun 38% yaitu 36/1000 kelahiran terjadi dari semua kematian ibu adalah perdarahan hebat umumnya perdarahan setelah melahirkan, infeksi masa nifas, tekanan darah tinggi selama kehamilan (preeklampsia dan eklampsia). Metode studi penelitian yang dilakukan dengan pendekatan asuhan berkelanjutan (Countuinity of care) atau disebut dengan Asuhan Kebidanan Komprehensif dengan standar Asuhan Kebidanan. Pengambilan studi penelitian Asuhan Kebidanan dilakukan di bidan Praktek Puput Novitri Agustri Sari, Amd.Keb. Waktu yang digunakan Tanggal 15 Januari 2022. Setelah diberikan Asuhan Kebidanan komprehensif pada masa nifas melakukan kunjungan ulang sebanyak 2x kunjungan, tidak ditemukan penyulit ataupun komplikasi dan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan, bayi baru lahir melakukan kunjungan ulang sebanyak 2x kunjungan, menggunakan kontrasepsi suntik kb 3 bulan dan tidak ditemukan penyulit ataupun komplikasi dan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan.Kata Junci: Asuhan Kebidanan, Kekurangan Energi kronikABSTRACTChronic Energy Deficiency (KEK) is a state of malnutrition, pathological due to a relative or absolute deficiency or excess of one or more nutrients, and the result of the measurement of lila is less than 23.5 cm. According to data from the World Health Organization (WHO) in 2017, the Maternal Mortality Rate worldwide is estimated at 210/100,000 live births andthe neonatal mortality rate decreased by 38%, namely 36/1000 births occurred from all maternal deaths. , high blood pressure during pregnancy (preeclampsia and eclampsia). The research study method is carried out with a sustainable care approach (County of care) or called Comprehensive Midwifery Care with Midwifery Care standards. The target in this case study was Mrs. W. 36 weeks pregnant with her first child, who was willing to sign the informed consent form. Taking the research study on Midwifery Care was carried out at the Puput Practice Midwife Novitri Agustri Sari, Amd.Keb. Time used January 15 2022. After being given comprehensive midwifery care during the puerperium, they made 2 repeat visits, no complications or complications were found and in accordance with midwifery service standards, newborns made 2 repeat visits , used injectable contraception for 3 months and found no complications or complications and was in accordance with midwifery service standards. Keywords: Midwifery Care, Chronic Energy Deficiency