AbstrakKaries dentis adalah suatu penyakit pada jaringan keras gigi dengan decalsifikasi struktur mineral dan desintagrasi dari organ matrix enamel dentin.Yang berhubungan dengan Karies Dentis adalah kebiasaan menggosok gigi dan konsumsi permen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara konsumsi permen dengan kebiasaan menggosok gigi dengan kejadian karies . Metode penelitian ini mengunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional dan mengunakan data primer dan sekunder. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak TK . Responden yang dipilih dengan cara non random dengan teknik purposive sampling. Variabel penelitian meliputi variabel independen dan dependen. Dari analisis univariat didapatkan dari 80 responden ternyata yang mengonsumsi permen yang beresiko sebesar 47 responden (58,8%), sedangkan yang mengonsumsi permen tapi tidak beresiko sebesar 33 responden (41,3%), dengan nilai p value 0,001 ≤ 0,05 yang menyatakan ada hubungan. Sedangkan,responden yang menggosok gigi dengan beresiko sebanyak 53 responden (66,3 %) sedangkan responden yang menggosok gigi dengan tidak beresiko sebanyak 27 responden (33,8%) dengan nilai p value 0,002. Hal ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara konsumsi permen dengan kebiasaan menggosok gigi dengan kejadian karies dentis di TK Harapan Bunga Bangsa Tahun 2019. Diharapkan kepada anak-anaktetap menjaga kesehatan gigi.ABSTRACTASI (Mother Milk) is the good food for baby. This mother same with the activity ASI universary at 2000 is gitting ASI is baby human right and giving ASI is mother human right. This research including quantitative research have character of descriptie with device of cross sectional. This research aim to know the description of giving ASI ecsclusive (0-6 month) at baby sugih waras village kecamatan tanjung lubuk kabupaten OKI at 2013. Variable is giving ASI including the way of giving ASI, the frequensi of giving ASI and time of giving ASI. Primary data by getting with use questionare to mother has a baby (0-6 month). Statistic analysis is doing univariat analysis. This research show from 50 babies is sugih waras village most (50%) mother give ASI, the most (80%) the way of giving ASI directly, The most (58%) frequensi of giving ASI 5-10 once, and the most (56%) time of giving ASI ≥15 minutesBased on the result of the research 50 suggested in order need increasing the knowledge aout giving of ASI either by health service although society