Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

AKTUALISASI ADAB SANTRI PERSPEKTIF KH. HASYIM ASY’ARI DALAM MEMBENTUK KARAKTER ASWAJA DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL MIDAD LUMAJANG NAHIDIN, KHITTOTUN
IJIT: Indonesian Journal of Islamic Teaching Vol 3 No 2 (2020): Indonesian Journal of Islamic Teaching
Publisher : Pendidikan Islam Pascasarjana IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijit.v3i2.1462

Abstract

ABSTRAK Nahidin, Khittotun, 2022. Aktualisasi Adab Santri Perspektif KH. Hasyim Asy’ari dalam Membentuk Karakter Aswaja di Pondok Pesantren Miftahul Midad Lumajang. Tesis, Program Studi Pendidikan Agama Islam Pasca Sarjana UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Pembimbing I: Dr. Abdul Haris, M.Ag. Pembimbing II: Dr. Zainal Abidin, S.Pd.I, M.S.I Pendidikan karakter menjadi bagian dari isu pendidikan yang cukup mendapat perhatian. Beragam peraturan pemerintah, pembaharuan kurikulum guna mewujudkan penyelenggaraan pendidikan karakter yang sesuai dengan standart nasional. Urgensi pendidikan karakter bagi bangsa perlu dijadikan prioritas di tengah gempuran globalisasi dan krisis moral generasi. Sejalan dengan hiruk-pikuk penyelenggaraan pendidikan karakter di Indonesia organisasi Nahdlatul Ulama (NU) yang didirikan oleh KH. Hasyim Asy’ari sebagai pengamal dan pengawal ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) memiliki identitas nilai-nilai karakter tawassuth dan i’tidal, tasammuh, tawazzun dan amar ma’ruf nahi munkar yang memiliki keterkaitan dengan nilai-nilai karakter yang sesuai dengan harapan pemerintah Indonesia sekaligus sejalan dengan Undang-undang di Indonesia dapat dijadikan sebagai alternatif strategi dalam pembentukan karakter bangsa. Fokus penelitan: 1) Bagaimana aktualisasi adab santri perspektif KH. Hasyim Asy’ari dalam membentuk karakter tawassuth dan i’tidal di Pondok Pesantren Miftahul Midad Lumajang?, 2). Bagaimana aktualisasi adab santri perspektif KH. Hasyim Asy’ari dalam membentuk karakter tasammuh di Pondok Pesantren Miftahul Midad Lumajang?, 3) Bagaimana aktualisasi adab santri perspektif KH. Hasyim Asy’ari dalam membentuk karakter tawazzun di Pondok Pesantren Miftahul Midad Lumajang?, 4). Bagaimana aktualisasi adab santri perspektif KH. Hasyim Asy’ari dalam membentuk karakter amar ma’ruf nahi munkar di Pondok Pesantren Miftahul Midad Lumajang?. Tujuan penelitian: mendesktipsikan aktualisasi adab santri perspektif KH. Hasyim Asy’ari dalam membentuk karakter tawassuth dan i’tidal, tasammuh, tawazzun dan amar ma’ruf nahi munkar di Pondok Pesantren Miftahul Midad Lumajang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga teknik meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data berupa informan maupun benda atau dokumen. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer yakni informan yang memiliki keterkaitan langsung dengan data, sedangkan sumber data skunder berupa dokumen. Hasil penelitian: aktualisasi adab santri perspektif KH. Hasyim Asy’ari dalam membentuk karakter Aswaja di Pondok Pesantren Miftahul Midad Lumajang dilaksanakan melalui kegiatan uswah, pengajaran, penugasan dan pembiasaan yang termuat dalam program kurikuler pesantren yakni unit pendidikan madrasah diniyah, peraturan tertulis, budaya dan tradisi pesantren, majelis taklim dan musyawarah ma’hadiyah sebagai wadah terbentuknya karakter tawassuth dan i’tidal, tasammuh, tawazzun dan amar ma’ruf nahi munkar.
AKTUALISASI ADAB SANTRI PERSPEKTIF KH. HASYIM ASY’ARI DALAM MEMBENTUK KARAKTER ASWAJA DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL MIDAD LUMAJANG NAHIDIN, KHITTOTUN
IJIT: Indonesian Journal of Islamic Teaching Vol. 3 No. 2 (2020): Indonesian Journal of Islamic Teaching
Publisher : Pendidikan Islam Pascasarjana IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijit.v3i2.1462

Abstract

ABSTRAK Nahidin, Khittotun, 2022. Aktualisasi Adab Santri Perspektif KH. Hasyim Asy’ari dalam Membentuk Karakter Aswaja di Pondok Pesantren Miftahul Midad Lumajang. Tesis, Program Studi Pendidikan Agama Islam Pasca Sarjana UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Pembimbing I: Dr. Abdul Haris, M.Ag. Pembimbing II: Dr. Zainal Abidin, S.Pd.I, M.S.I Pendidikan karakter menjadi bagian dari isu pendidikan yang cukup mendapat perhatian. Beragam peraturan pemerintah, pembaharuan kurikulum guna mewujudkan penyelenggaraan pendidikan karakter yang sesuai dengan standart nasional. Urgensi pendidikan karakter bagi bangsa perlu dijadikan prioritas di tengah gempuran globalisasi dan krisis moral generasi. Sejalan dengan hiruk-pikuk penyelenggaraan pendidikan karakter di Indonesia organisasi Nahdlatul Ulama (NU) yang didirikan oleh KH. Hasyim Asy’ari sebagai pengamal dan pengawal ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) memiliki identitas nilai-nilai karakter tawassuth dan i’tidal, tasammuh, tawazzun dan amar ma’ruf nahi munkar yang memiliki keterkaitan dengan nilai-nilai karakter yang sesuai dengan harapan pemerintah Indonesia sekaligus sejalan dengan Undang-undang di Indonesia dapat dijadikan sebagai alternatif strategi dalam pembentukan karakter bangsa. Fokus penelitan: 1) Bagaimana aktualisasi adab santri perspektif KH. Hasyim Asy’ari dalam membentuk karakter tawassuth dan i’tidal di Pondok Pesantren Miftahul Midad Lumajang?, 2). Bagaimana aktualisasi adab santri perspektif KH. Hasyim Asy’ari dalam membentuk karakter tasammuh di Pondok Pesantren Miftahul Midad Lumajang?, 3) Bagaimana aktualisasi adab santri perspektif KH. Hasyim Asy’ari dalam membentuk karakter tawazzun di Pondok Pesantren Miftahul Midad Lumajang?, 4). Bagaimana aktualisasi adab santri perspektif KH. Hasyim Asy’ari dalam membentuk karakter amar ma’ruf nahi munkar di Pondok Pesantren Miftahul Midad Lumajang?. Tujuan penelitian: mendesktipsikan aktualisasi adab santri perspektif KH. Hasyim Asy’ari dalam membentuk karakter tawassuth dan i’tidal, tasammuh, tawazzun dan amar ma’ruf nahi munkar di Pondok Pesantren Miftahul Midad Lumajang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga teknik meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data berupa informan maupun benda atau dokumen. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer yakni informan yang memiliki keterkaitan langsung dengan data, sedangkan sumber data skunder berupa dokumen. Hasil penelitian: aktualisasi adab santri perspektif KH. Hasyim Asy’ari dalam membentuk karakter Aswaja di Pondok Pesantren Miftahul Midad Lumajang dilaksanakan melalui kegiatan uswah, pengajaran, penugasan dan pembiasaan yang termuat dalam program kurikuler pesantren yakni unit pendidikan madrasah diniyah, peraturan tertulis, budaya dan tradisi pesantren, majelis taklim dan musyawarah ma’hadiyah sebagai wadah terbentuknya karakter tawassuth dan i’tidal, tasammuh, tawazzun dan amar ma’ruf nahi munkar.
The Role of Students’ Listening Habits to English Songs in Vocabulary Mastery: A Systematic Literature Review Muaviyah, Tsalis Aviatun; Yuswandari, Kurnia Devi; Novitaningrum, Angella; Mas'ud, Mohammad; Nahidin, khittotun
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5316

Abstract

The rapid growth of digital technology has expanded students’ exposure to English beyond formal classroom settings, particularly through informal activities such as listening to English songs. This study aims to systematically review existing research on students’ listening habits to English songs and their implications for vocabulary mastery in English as a Foreign Language (EFL) contexts. A Systematic Literature Review (SLR) method was employed by analyzing peer-reviewed journal articles published between 2020 and 2025. The selected studies focused on English songs, listening activities, listening habits, and vocabulary learning across various educational levels, ranging from elementary school to university. The reviewed articles were analyzed using thematic synthesis, and key findings were organized into a review table to identify recurring patterns and themes. The results indicate that English songs contribute positively to vocabulary mastery by providing repeated and contextualized exposure to lexical items. The findings also reveal that listening habits to English songs support vocabulary development more effectively when accompanied by active engagement, such as attention to lyrics and word meanings. In addition, English songs enhance motivation, listening comprehension, and pronunciation awareness, which indirectly strengthen vocabulary acquisition. Overall, this review concludes that English songs are an effective and accessible learning resource for vocabulary development in EFL contexts, particularly when listening activities are conducted purposefully rather than passively.
KESADARAN BUDAYA PELAJAR DWIBAHASA: STUDI KASUS YANG DIKONTEKSTUALISASIKAN DI SEBUAH PESANTREN Khittotun Nahidin
Mastery: Master of English Language Journal Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : PPPM STIT MIFTAHUL MIDAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore cultural awareness of bilingual learners in the unique context of an Islamic boarding school. It focuses on how they manage their cultural identities, both in the Islamic framework and in the broader multicultural context. This study uses qualitative research method, including semi-structured interview, observation, and document analysis in order to explore the cultural experiences, challenges, and strategies employed by these learners. The findings reveal the nuanced ways in which cultural awareness shapes the language acquisition process for bilingual learners. Moreover, it highlights the significance of creating culturally sensitive pedagogical approaches that accommodate the needs of learners in Islamic boarding schools. This research contributes to the broader discourse on bilingual education, cultural awareness, and the role of religious institutions in shaping the learners’ cultural identity. In addition, it offers valuable insights for teachers or educational stakeholders seeking to foster inclusive and culturally relevant educational environments in diverse settings.
MENGEKSPLORASI STRATEGI DOSEN UNTUK MELIBATKAN MAHASISWA PERGURUAN TINGGI BERBASIS ISLAM DALAM PEMBELAJARAN DWIBAHASA Khittotun Nahidin
Mastery: Master of English Language Journal Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : PPPM STIT MIFTAHUL MIDAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66171/n9r0mx30

Abstract

Bilingual learning has become increasingly significant within contemporary educational discourse, responding to the growing demand for linguistic diversity and global connectivity. The purpose of this study is to analyze strategies that employed by lecturer to captivate and involve Islamic-based higher education students in bilingual learning environments. Through qualitative research methods by using in-depth interviews and observations, this study explores the diverse lecturer’s strategies to foster meaningful engagement and comprehension in both languages. The subject of this study is non-English lecturer who taught fifth semester students of English Department at STIT Miftahul Midad Lumajang. The research findings highlight the significance of interactive and participatory activities, scaffolding techniques, and the creation of inclusive learning environments in promoting active learning and linguistic proficiency among students. This research contributes to the existing literature on bilingual education by providing insights into lecturer’s strategies and offering practical recommendations for enhancing bilingual learning initiatives in Islamic-based higher education institutions.
WARISAN BUDAYA DAN REFLEKSI SPIRITUAL: SASTRA ISLAM DI ERA MODERN Khittotun Nahidin; Achmad Faroid
Mastery: Master of English Language Journal Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : PPPM STIT MIFTAHUL MIDAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66171/fh5pw302

Abstract

This article explores the intricate relationship between cultural heritage and spiritual reflection within the context of modern Islamic literature, emphasizing how traditional narratives continue to shape contemporary literary expressions. Drawing on qualitative data collected from semi-structured interviews and classroom observations in second semester of English Department students at STIT Miftajhul Midad Lumajang, the study reveals key themes such as the significance of classical poets like Rumi and Ibn Arabi in informing modern spiritual journeys. The participants of this study articulated how their engagement with historical texts not only enriches their literary appreciation but also fosters deeper connections to their cultural identities. Furthermore, this study highlights the role of educational environments in facilitating meaningful dialogues about cultural and spiritual themes, encouraging students to actively engage with and redefine their literary heritage. The findings underscore the importance of blending traditional and modern literary forms to address contemporary social issues, ultimately advocating for a renewed understanding of Islamic literature as a vital source of inspiration and reflection in today's rapidly changing world. This study contributes to the broader discourse on the relevance of cultural heritage in shaping spiritual and literary landscapes, paving the way for future exploration of Islamic literary traditions in modern contexts.
Penggunaan Multimedia Interaktif Berbasis Bahasa Inggris untuk Meningkatkan Pemahaman Nilai-Nilai Islam Siswa Khittotun Nahidin
Mastery: Master of English Language Journal Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : PPPM STIT MIFTAHUL MIDAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66171/fkkbat89

Abstract

In the context of Islamic higher education, fostering students’ moral development alongside academic competence presents a significant pedagogical challenge. This study explores the implementation of English-based interactive multimedia as an instructional strategy to enhance first-semester students’ understanding of Islamic values at STIT Miftahul Midad Lumajang. Employing a qualitative research approach, data were collected through classroom observations and semi-structured interviews with students and lecturers. The findings reveal that the integration of multimedia tools such as digital storytelling, animated videos, and interactive presentations not only increases student engagement but also facilitates deeper reflection on Islamic teachings. Additionally, the use of English as the medium of instruction supports language acquisition while contextualizing moral concepts. The study concludes that English-based interactive multimedia holds significant potential for developing culturally responsive and linguistically integrated moral education in Islamic academic settings. These findings provide useful insights for educators seeking to innovate value-based instruction through digital tools. Future research is encouraged to explore the long-term impact of such multimedia integration on students’ character formation and language development.
PELATIHAN DIGITAL WRITING LITERACY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS BERBASIS DIGITAL PADA SISWA MADRASAH ALIYAH SE-KABUPATEN LUMAJANG Angella Novitaningrum; Nur Laili Yusuf; Khittotun Nahidin; Kurnia Devi Yuswandari; Akhmad Nuris Hidayat
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/9dzy4n68

Abstract

Keterampilan digital writing literacy menjadi kompetensi penting yang perlu dimiliki siswa dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan pembelajaran di era digital. Namun, kemampuan digital writing literacy siswa Madrasah Aliyah (MA) masih tergolong rendah, terutama pada aspek pengembangan ide, penyusunan teks secara sistematis, penguasaan kosakata, penggunaan tata bahasa dan mekanisme penulisan, serta pemanfaatan teknologi digital secara optimal untuk mendukung kegiatan menulis akademik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital writing literacy siswa melalui pelatihan menulis digital berbasis praktik dan kolaborasi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 100 siswa Madrasah Aliyah se-Kabupaten Lumajang. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, observasi, refleksi peserta, serta penilaian produk tulisan digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor peserta dari 50,6 pada pre-test menjadi 84,5 pada post-test dengan persentase peningkatan sebesar 67,0%. Aspek kompetensi literasi digital menunjukkan peningkatan paling signifikan sebesar 97,7%, diikuti oleh aspek struktur dan organisasi teks sebesar 69,4%, tata bahasa dan mekanisme penulisan sebesar 64,7%, ide dan konten tulisan sebesar 58,5%, serta penguasaan kosakata sebesar 51,8%. Implikasi kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berbasis collaborative writing, pemanfaatan platform digital, dan pendampingan intensif mampu meningkatkan kompetensi digital writing literacy siswa secara efektif serta berpotensi diterapkan secara berkelanjutan pada lingkungan madrasah dan satuan pendidikan lainnya.   Abstract  Digital writing literacy skills have emerged as an essential competency that students need to develop in response to rapid technological advancements and the increasing demands of learning in the digital era. However, the digital writing literacy competence of Madrasah Aliyah (MA) students remains relatively low, particularly in aspects related to idea development, systematic text organization, vocabulary mastery, the use of grammar and writing mechanics, and the effective use of digital technology to support academic writing activities. This community service program aimed to enhance students’ digital writing literacy competencies through practice-oriented and collaborative digital writing training. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach involving 100 Madrasah Aliyah students across Lumajang Regency. Program evaluation was conducted through pre-tests and post-tests, observations, participant reflections, and assessments of students’ digital writing products. The findings revealed an increase in participants’ average scores from 50.6 in the pre-test to 84.5 in the post-test, representing a 67.0% improvement. The digital literacy competency aspect showed the most significant increase at 97.7%, followed by text structure and organization (69.4%), grammar and writing mechanics (64.7%), ideas and content development (58.5%), and vocabulary mastery (51.8%). The findings indicate that training integrating collaborative writing, digital platform utilization, and intensive mentoring effectively improves students’ digital writing literacy competencies and has the potential to be sustainably implemented in madrasah settings and other educational institutions.