Niken Setyaningrum
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Elisabeth Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI FENOMENOLOGI : PENGALAMAN ORANG DENGAN HIV/AIDS (ODHA) LAKI-LAKI YANG BERHUBUNGAN SEKS DENGAN LAKI-LAKI (LSL) DALAM MENGHADAPI DOUBLE STIGMA DARI MASYARAKAT DI KELOMPOK DUKUNGAN SEBAYA (KDS) ARJUNA PLUS SEMARANG Niken Setyaningrum
Jurnal Kesehatan Elisabeth Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Elisabeth: Juli 2024
Publisher : Stikes Elisabeth Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70378/jke.v1i1.6

Abstract

ABSTRAK   Laporan Kemenkes RI pada triwulan I tahun 2022 sebanyak 30,2% kasus baru HIV/AIDS tertinggi ditemukan pada kelompok homoseksual. ODHA LSL rentan mendapatkan double stigma yang menyebabkan penurunan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengalaman ODHA LSL dalam menghadapi double stigma dari masyarakat di KDS Arjuna Plus Semarang. Desain penelitian ini adalah kualitatif fenomenologis metode wawancara mendalam. Pengambilan partisipan menggunakan purposive sampling. Data dianalisis dengan metode Milles & Huberman dan divalidasi dengan triangulasi waktu dan sumber wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini ditemukan 8 tema: “Time is Healing” menggambarkan proses penerimaan identitas seksual bagi para gay; Coming out adalah pilihan pribadi, bukan paksaan bagi para gay; Masa terkelam membuat ODHA LSL merasa takut, cemas, putus asa, hingga ingin bunuh diri; Penerimaan secara utuh dari keluarga merupakan bentuk dukungan terkuat bagi ODHA LSL; Double stigma adalah lawan yang harus dihadapi ODHA LSL hingga saat ini; Pribadi positif menghasilkan sikap dan suasana hati positif di tengah pengalaman pahit yang pernah dialami; Bebas dari double stigma, bahagia, dan berguna adalah impian ODHA LSL; Cara pemenuhan bio-psiko-sosio-spiritual ODHA LSL di tengah double stigma yang mereka alami.       Kata Kunci                       Double stigma, ODHA LSL, Pengalaman
STUDI LITERATUR: TERAPI BUAH JERUK NIPIS UNTUK MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL TOTAL Niken Setyaningrum
Jurnal Kesehatan Elisabeth Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Elisabeth: Juli 2024
Publisher : Stikes Elisabeth Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70378/jke.v1i1.7

Abstract

ABSTRAK   Peningkatan kolesterol total merupakan penyebab utama penyakit di negara maju dan berkemban. Pengelolaan kolesterol atau dislipidemia diperlukan strategi yang komprehensif untuk mengendalikan kadar lipid dan faktor metabolik lainnya seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas. Pengelolaan pasien dislipidemia terdiri dari terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Terapi farmakologis dengan memberikan obat antilipid dan terapi nonfarmakologis meliputi terapi aktivitas fisik, diet penurunan berat badan, dan menghentikan kebiasaan merokok untuk mencegah terjadinya komplikasi kolesterol. Jeruk nipis merupakan salah satu buah yang dipercayai mampu menurunkan kadar kolesterol. Penyajian buah jeruk untuk menurunkan kolesterol dapat disajikan dalam beberapa macam bentuk seperti jus, perasan jeruk, dikonsumsi langsung, dan yang terbaru adalah dengan cara infused water.  Literature review dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti-peneliti terdahulu. Pencarian literatur dalam literature review ini menggunakan google search, text book, hand book penelitan terdahulu dalam jangka waktu 10 tahun di mulai dari tahun 2010-2020. Berdasarkan 5 jurnal yang di review yang meneliti tentang pengaruh konsumsi buah jeruk nipis terhadap kadar kolesterol total telah membuktikan bahwa buah jeruk mampu efektif menurunkan kadar kolesterol pada penderita hiperkolesterolemia. Konsumsi bauh jeruk nipis dapat menurunkan kadar kolesterol pada penderita hiperkoleterolemia.   Kata Kunci                          Buah jeruk, infus water, Kolesterol