Raisa Vienlentia
Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP REGULASI EMOSI ANAK DALAM BELAJAR Raisa Vienlentia
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 5 No 2 (2021): Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v5i2.775

Abstract

Pada kehidupan anak terutama dalam tahap perkembangannya, sumber dukungan yang paling utama dibutuhkan adalah dukungan dari lingkungan keluarganya, terutama orangtua. Salah satu aspek pertumbuhan anak yang penting untuk di kelola adalah perkembangan emosi. Pengelolaan emosi atau regulasi emosi pada siswa ini perlu didukung oleh adanya dukungan sosial dari keluarga atau orang tua karena dengan regulasi emosi yang baik proses belajar anak juga dapat berjalan dengan baik. Dinamika antara dukungan sosial, regulasi emosi ini ternyata dapat menghasilkan prestasi belajar yang baik pada anak. Disisi lain variabel dukungan sosial sendiri juga memberikan kontribusi pada peningkatan hasil belajar, prestasi dan perkembangan kognitif, begitupula regulasi emosi. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa variabel dukungan sosial dan regulasi emosi keduanya dapat menjadi variabel dependent yang memengaruhi varibel independent yaitu proses belajar
Integrasi Pendekatan Sosial-Emosional dalam Manajemen Pembelajaran di Sekolah Dasar Raisa Vienlentia; Katrin Katrin
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 9 No 2 (2025): Satyasastra Haring: Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v9i2.1844

Abstract

Artikel ini membahas integrasi Social Emotional Learning (SEL) berbasis kerangka CASEL dalam manajemen pembelajaran di sekolah dasar melalui kajian literatur. Fokus pembahasan mencakup kontribusi lima kompetensi SEL terhadap iklim kelas, keterlibatan siswa, serta efektivitas pembelajaran. Hasil telaah menunjukkan bahwa penerapan SEL secara konsisten membantu meningkatkan regulasi emosi, interaksi sosial, dan fokus belajar siswa. Di Indonesia, pendekatan ini sejalan dengan kebijakan pendidikan yang menekankan penguatan karakter, meskipun masih menghadapi tantangan seperti kesiapan guru dan kondisi kelas yang beragam. Artikel ini menekankan pentingnya strategi yang adaptif dan berbasis konteks agar integrasi SEL dapat mendukung manajemen pembelajaran yang lebih inklusif dan berkelanjutan.