Novita Apriyani Kause
Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Sekolah Penggerak Di Sekolah Dasar GMIT Air Nona 1 Kupang Novita Apriyani Kause; Umar Ali; Lanny Koroh
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 6 No 2 (2022): Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v6i2.856

Abstract

ABSTRAK Judul penelitian ini adalah Implementasi Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Sekolah Penggerak di Sekolah Dasar GMIT Airnona 1 Kupang. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana penerapan kompetensi manajerial kepala sekolah di Sekolah Dasar GMIT Airnona 1 Kupang dalam meningkatan mutu sekolah penggerak. Tujuan penelitiannya adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan kompetensi manajerial kepala sekolah di Sekolah Dasar GMIT Airnona 1 Kupang dalam meningkatkan mutu sekolah penggerak. Manfaat pada peneltian ini adalah untuk pengembangan teori manajemen pendidikan pada Magister Pendidikan Agama Kristen untuk dijadikan pedoman bagi lembaga pendidikan sebagai bahan informasi bagi penelitian selanjutnya berkaitan dengan implementasi kompetensi manajerial kepala sekolah. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Dalam sekolah penggerak kurikulum yang dipakai yaitu “kurikulum merdeka” (prototipe), dan juga kurikulum 2013 akan tetapi yang lebih dikhususkan berkaitan dengan sekolah penggerak adalah kurikulum merdeka (prototipe). Kepala sekolah SD GMIT Airnona 1 Kupang dalam menjalankan dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sekolah terlaksana baik sesuai dengan bidangnya. Kompetensi manajerial kepala sekolah mempunyai hubungan baik dalam hal saling melengkapi setiap kekurangan yang ada dengan satu tujuan yaitu terlaksananya program-program sekolah yang bersinergi dan berdayaguna. Meningkatnya mutu sekolah penggerak tentu adanya relasi baik antara pemimpin dan rekan kerjanya. Kendala yang dialami di SD GMIT Airnona 1 Kupang antara lain: ada beberapa guru yang kurang paham dalam penggunaan atau dalam mengoperasikan IT yang berdampak besar pada peningkatan mutu sekolah sebagai sekolah penggerak. selain itu terdapat kekurangan guru atau tenaga pendidik di SD GMIT Airnona 1 Kupang sebagai sekolah yang notabenennya adalah sekolah penggerak.