Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Lembar Peserta Didik IPA Berbasis Inkuiri Pada Materi Pencemaran Lingkungan Kelas VII SMP Agnes Harefa
GEN BIONIX: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 1 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi-Universitas Nias

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari pengamatan peneliti pada proses pembelajaran di SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara, yaitu masih belum dikembangkannya lembar kerja peserta didik (LKPD) IPA berbasis inkuiri. Penggunaan LKPD yang kurang menarik bagi peserta didik membuat pembelajaran menjadi kurang bermakna. Oleh karena itu, dilakukan penelitian tentang pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis inkuiri untuk pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lembar kerja peserta didik IPA berbasis inkuri pada mata pelajaran IPA kelas VII SMP pada materi pencemaran lingkungan yang layak digunakan dalam proses pembelajaran. Kelayakan LKPD diperoleh melalui validasi ahli materi untuk menilai kelayakan isi materi LKPD, ahli bahasa untuk menilai kelayakan penyajian LKPD dan, ahli desain untuk menilai kelayakan desain LKPD, kepraktisan LKPD dan efektifitas LKPD dalam pembelajaran. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu; (1) Analysis; (2) Design; (3) Development; (4) Implement; (5) Evaluate. Instrumen yang digunakan dalam penilaian untuk mengetahui kelayakan LKPD adalah angket validasi yang meliputi aspek kelayakan isi, kelayakan penyajian, kelayakan desain, kelayakan guru mata pelajaran serta respon peserta didik dan efektifitas LKPD. Hasil penelitian LKPD IPA berbasis inkuiri adalah (1) Kelayakan LKPD IPA berbasis inkuiri kelas VII SMP yang telah dikembangkan dan dinilai oleh validator ahli materi, ahli bahasa dan ahli desain adalah 4 dengan kategori baik. (2) Kepraktisan LKPD IPA berbasis inkuiri yang telah dikembangkan menurut penilaian peserta didik pada uji coba perseorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan mencapai 95,8% (sangat praktis). (3) Hasil efektifitas peserta didik menggunakan tes hasil belajar mencapai 96% yang tuntas dan yang tidak tuntas sebesar 4% sehingga dikategorikan sangat tinggi.