This Author published in this journals
All Journal JPSB
Andriyani
Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JPSB

Internalisasi Nilai Persatuan melalui Pembelajaran Tari Lulo pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar: Studi Pre-Eksperimental di SD Negeri 2 Konda: Internalization of Unity Values through Lulo Dance Learning among Fifth-Grade Elementary School Students: A Pre-Experimental Study at SD Negeri 2 Konda Andriyani; Kadir; La Ode Sahidin
Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya Vol. 10 No. 1 (2025): JPSB (Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya)
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/deaf7078

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pembelajaran Tari Lulo dalam meningkatkan nilai persatuan siswa kelas V SD Negeri 2 Konda, Kabupaten Konawe Selatan. Nilai persatuan dipahami sebagai perilaku yang mencerminkan kerja sama, disiplin, kebanggaan terhadap budaya lokal, solidaritas, dan toleransi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one-group pretest-posttest berulang. Subjek penelitian adalah 18 siswa kelas V yang dipilih secara purposif sesuai kebutuhan penelitian tindakan pembelajaran di kelas. Data dikumpulkan melalui observasi berbasis rubrik dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji-t berpasangan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai persatuan dari 66,00 pada pretest menjadi 71,22 pada posttest I, 75,94 pada posttest II, dan 81,22 pada posttest III. Ketuntasan klasikal meningkat dari 38,9% menjadi 100% pada pengukuran akhir. Uji-t berpasangan menunjukkan perbedaan signifikan antara pretest dan setiap posttest: posttest I (t = 6,410; p < 0,001), posttest II (t = 8,479; p < 0,001), dan posttest III (t = 8,571; p < 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa Tari Lulo dapat menjadi media pembelajaran berbasis budaya lokal yang efektif untuk menguatkan nilai persatuan di sekolah dasar. Namun, karena penelitian tidak menggunakan kelompok kontrol, generalisasi hasil perlu dilakukan secara hati-hati.