This Author published in this journals
All Journal JPSB
Dewi Hapriyanti
Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kemandirian Belajar Anak Usia Dini dalam Pembelajaran Seni Rupa Berbasis Ecoprint di Kelompok B3 RA Riyadhus Shalihin: Learning Independence of Early Childhood in Ecoprint-Based Visual Arts Learning in Group B3 at RA Riyadhus Shalihin Dewi Hapriyanti
Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya Vol. 10 No. 1 (2025): JPSB (Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya)
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/c2n6j411

Abstract

Kemandirian belajar merupakan kemampuan dasar yang perlu distimulasi sejak pendidikan anak usia dini karena berkaitan dengan inisiatif, pengelolaan diri, kemampuan mengambil keputusan, dan refleksi terhadap hasil belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketercapaian kemandirian belajar anak usia dini melalui pembelajaran seni rupa berbasis ecoprint di kelompok B3 RA Riyadhus Shalihin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek 20 anak kelompok B3. Data diperoleh melalui observasi terstruktur menggunakan rubrik empat indikator, yaitu inisiatif, pengelolaan proses, pengambilan keputusan, dan evaluasi diri. Skor capaian dianalisis dengan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, dan rerata kategori perkembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian kemandirian belajar anak secara klasikal berada pada kategori positif: 9 anak (45%) berada pada kategori Berkembang Sangat Baik, 9 anak (45%) berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan, 2 anak (10%) berada pada kategori Mulai Berkembang, dan tidak terdapat anak pada kategori Belum Berkembang. Rerata indikator menunjukkan inisiatif 3,50, pengelolaan proses 3,50, pengambilan keputusan 3,40, dan evaluasi diri 3,60. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran seni rupa berbasis ecoprint dapat menjadi strategi pembelajaran yang relevan untuk menstimulasi kemandirian belajar anak usia dini, terutama karena kegiatan ini memberi ruang bagi anak untuk memilih bahan, mengatur langkah kerja, mengekspresikan gagasan visual, dan merefleksikan hasil karya secara sederhana.