Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran berbasis proyek terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran sastra di tingkat SMA. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam memahami, menganalisis, dan menafsirkan karya sastra secara mendalam. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok siswa kelas XI, yaitu kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran berbasis proyek dan kelas kontrol dengan metode konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kritis, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis proyek menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menganalisis isi, mengevaluasi unsur intrinsik dan ekstrinsik karya sastra, serta menyusun argumen yang logis dan sistematis. Temuan ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran berbasis proyek mampu mendorong partisipasi aktif siswa, melatih pemecahan masalah, dan memperkuat keterampilan berpikir kritis secara efektif. Simpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran berbasis proyek berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran sastra. Penerapan metode ini direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sastra di SMA.