Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa dalam teks argumentasi siswa kelas XI sebagai upaya peningkatan kompetensi menulis. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan mengklasifikasikan kesalahan berbahasa yang meliputi aspek ejaan, diksi, struktur kalimat, dan kohesi serta koherensi paragraf. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumentasi terhadap teks argumentasi yang ditulis oleh siswa. Data dianalisis melalui tahapan identifikasi kesalahan, klasifikasi, analisis penyebab, dan pemberian rekomendasi perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan berbahasa paling dominan terdapat pada aspek ejaan, seperti penggunaan huruf kapital dan tanda baca, disusul oleh kesalahan dalam pemilihan diksi yang kurang tepat. Kesalahan struktur kalimat juga ditemukan, terutama dalam penggunaan konjungsi dan penyusunan kalimat efektif. Selain itu, kohesi dan koherensi paragraf belum sepenuhnya tercapai, sehingga memengaruhi keterpaduan teks secara keseluruhan. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor penyebab kesalahan berbahasa meliputi kurangnya pemahaman kaidah bahasa, minimnya latihan menulis, dan kurangnya umpan balik dari guru. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa analisis kesalahan berbahasa dapat digunakan sebagai dasar penyusunan strategi pembelajaran menulis yang lebih efektif. Rekomendasi yang diajukan adalah peningkatan bimbingan dalam penggunaan bahasa yang baik dan benar, pemberian latihan menulis secara berkelanjutan, serta pemberian umpan balik yang konstruktif. Dengan demikian, kompetensi menulis siswa diharapkan dapat meningkat secara signifikan