Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan bahasa daerah dalam pembelajaran tematik di Sekolah Dasar dengan studi kasus di Provinsi Sumatera Utara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pelestarian bahasa daerah sekaligus peningkatan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran tematik yang mengintegrasikan berbagai mata pelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas IV di salah satu Sekolah Dasar negeri di Sumatera Utara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa daerah sebagai bahasa pendamping dalam pembelajaran tematik mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa, memperkuat partisipasi aktif dalam diskusi kelas, serta menciptakan suasana belajar yang lebih komunikatif dan kontekstual. Siswa terlihat lebih percaya diri dalam mengemukakan pendapat ketika guru mengaitkan materi pembelajaran dengan bahasa dan budaya lokal. Namun demikian, penggunaan bahasa daerah tetap perlu dikombinasikan secara proporsional dengan bahasa Indonesia agar tidak menghambat penguasaan bahasa nasional sebagai bahasa pengantar utama. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan bahasa daerah secara terintegrasi dalam pembelajaran tematik di Sekolah Dasar efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa, serta berkontribusi pada pelestarian budaya lokal. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan dan strategi pembelajaran yang adaptif agar penggunaan bahasa daerah dapat dioptimalkan tanpa mengurangi pencapaian kompetensi kurikulum nasional