Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFFORTS TO PROVIDE MENTAL HEALTH SUPPORT TO CHILDREN SO THAT THEIR SOULS ARE HEALTHY Restianingsih Putri Rahayu; Fitriyani Bahriyah
INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS Vol. 2 No. 1 (2024): INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS (INJOSER)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

When a person's physical, intellectual, and emotional growth aligns with the realization of harmony and adjustment between people, themselves, and their environment, they are said to be in good mental health. It's crucial to support kids' mental health in addition to their physical health. Both must go hand in hand without needing to focus on one point. That way, children can grow into individuals who don't get sick easily and are also mentally strong. To provide mental health support to children so that their souls are healthy, there are several steps that can be taken, namely by inviting children to talk about their feelings. Encourage children to maintain emotional and physical balance by encouraging them to engage in healthy activities, such as arranging study schedules, playing and communicating well. By taking these steps, parents can help their children maintain their mental health and build a strong foundation for their future emotional well-being. Library research techniques are used in this study. The definition and components of mental health, strategies for preserving children's mental health, and the part parents play in enhancing their mental health are all covered in this study.
Pendidikan Ibu terhadap ASI Ekslusif Anjeli Ratih Syamlingga Putri; Fitriyani Bahriyah; Restianingsih Putri Rahayu; Izzawati Arlis; Monifa Putri
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.712

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan bayi. Namun, cakupan ASI eksklusif masih belum mencapai target yang ditetapkan. Tingkat pendidikan ibu merupakan salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif karena memengaruhi kemampuan ibu dalam memperoleh dan memahami informasi kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang memiliki bayi usia 6–24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sipayung, Rengat. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari–Februari 2026 dengan jumlah sampel 37 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics versi 26. Analisis univariat digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik responden, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil penelitian ini yaitu mayoritas responden berusia 20–35 tahun (94,6%), memiliki pendidikan tinggi (78,4%), dan memberikan ASI eksklusif (59,5%). Hasil uji Chi-square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu dengan pemberian ASI eksklusif (p = 0,307). Nilai Odds Ratio (OR) sebesar 3,167 dengan 95% CI: 0,625–16,054. Kesimpulam dalam penelitian ini yaitu  Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang memiliki bayi usia 6–24 bulan. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan jumlah sampel yang lebih besar serta mempertimbangkan faktor-faktor lain yang memengaruhi pemberian ASI eksklusif.
Pendidikan Ibu terhadap ASI Ekslusif Anjeli Ratih Syamlingga Putri; Fitriyani Bahriyah; Restianingsih Putri Rahayu; Izzawati Arlis; Monifa Putri
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.712

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan bayi. Namun, cakupan ASI eksklusif masih belum mencapai target yang ditetapkan. Tingkat pendidikan ibu merupakan salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif karena memengaruhi kemampuan ibu dalam memperoleh dan memahami informasi kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang memiliki bayi usia 6–24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sipayung, Rengat. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari–Februari 2026 dengan jumlah sampel 37 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics versi 26. Analisis univariat digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik responden, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil penelitian ini yaitu mayoritas responden berusia 20–35 tahun (94,6%), memiliki pendidikan tinggi (78,4%), dan memberikan ASI eksklusif (59,5%). Hasil uji Chi-square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu dengan pemberian ASI eksklusif (p = 0,307). Nilai Odds Ratio (OR) sebesar 3,167 dengan 95% CI: 0,625–16,054. Kesimpulam dalam penelitian ini yaitu  Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang memiliki bayi usia 6–24 bulan. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan jumlah sampel yang lebih besar serta mempertimbangkan faktor-faktor lain yang memengaruhi pemberian ASI eksklusif.