Fahmi Izhari
UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

LITERASI DIGITAL GURU SEKOLAH DASAR DALAM PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE SEBAGAI PENDUKUNG PEMBELAJARAN INTERAKTIF Fahmi Izhari; Rusnai Rahayu Rahayu; Wafiq Zaitunnah Zaitunnah; Yogi Nauli Hasibuan
Journal of Public Health Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Sinergi Digital untuk Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : CV. Data Sinergi Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65853/sidena.v1i2.119

Abstract

Penguatan literasi digital guru sekolah dasar menjadi aspek fundamental dalam menghadapi transformasi pendidikan di era digital. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi di sekolah dasar sering kali masih terbatas pada penggunaan konvensional, meskipun sarana pendukung telah tersedia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperluas kapasitas literasi digital guru serta mendorong pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan media pembelajaran interaktif berbasis Scratch di SD Negeri 200108 Padangsidimpuan. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan deskriptif-partisipatif yang sistematis, dimulai dengan analisis kebutuhan untuk mengidentifikasi kendala spesifik guru, dilanjutkan dengan workshop teknis dan pendampingan praktik langsung dalam merancang media ajar, serta diakhiri dengan evaluasi ketercapaian program. Indikator keberhasilan diukur secara komprehensif melalui observasi partisipatif, angket literasi digital pra dan pascakegiatan, serta analisis kualitas produk media yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Guru tidak hanya mampu memahami logika pemrograman visual Scratch, tetapi juga berhasil menciptakan media pembelajaran interaktif yang kreatif, fungsional, dan sesuai dengan karakteristik siswa. Selain aspek teknis, kegiatan ini berdampak positif pada meningkatnya kepercayaan diri dan kolaborasi antar-guru dalam mengembangkan inovasi pembelajaran. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi strategis dalam mengatasi kesenjangan digital di sekolah dan mendukung terciptanya ekosistem pembelajaran yang adaptif, interaktif, serta berkelanjutan.