Muhammad Farisan Kasyfi
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HARMONISASI KEBIJAKAN ADMINISTRASI NEGARA DALAM ERA DESENTRALISASI: TINJAUAN LITERATUR ATAS KONFLIK KEBIJAKAN PUSAT–DAERAH Muhammad Farisan Kasyfi; Muhammad Gagah Dirgantara
ADMIN: Jurnal Administrasi Negara Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Decentralisation is an important strategy in state administrative reform that aims to improve government efficiency, public service quality, and community participation. However, its implementation is often accompanied by policy conflicts between the central and regional governments and between regional governments, which results in policy fragmentation and weakens governance. This study aims to analyse the dynamics of central-regional policy conflicts in the era of decentralisation and examine the role of harmonising state administration policies in realising effective and accountable governance. This study uses a qualitative approach through a literature review of reputable scientific publications indexed by Scopus, with thematic analysis techniques to identify patterns, causal factors, and approaches to policy harmonisation. The results show that policy conflicts are mainly triggered by overlapping regulations, unclear division of authority, differences in political interests, and weak vertical and horizontal coordination mechanisms. Policy harmonisation has proven to play a strategic role in reducing policy conflicts by aligning the objectives, norms, and implementation of policies across levels of government without eliminating the principle of regional autonomy. This study provides a conceptual contribution to strengthening state administration and serves as a basis for developing coherent, effective, and accountable public policies in a decentralised government system
PENGUATAN LITERASI BISNIS DAN KESIAPAN KEWIRAUSAHAAN SISWA PESISIR MELALUI DIGITAL MARKETING Muhammad Fathoni; Muhammad Farisan Kasyfi; Devi Rusvitawati; Ni'mah Ni'mah
Bakti Banua : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Bakti Banua: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35130/5z4gwy42

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman siswa di wilayah pesisir mengenai pemanfaatan pemasaran digital untuk mendukung promosi produk lokal. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya kesadaran dan pengetahuan generasi muda dalam memanfaatkan media digital secara produktif, khususnya untuk kegiatan ekonomi berbasis potensi daerah. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai pemasaran digital produk lokal. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kotabaru dengan melibatkan sekitar lima puluh siswa kelas dua belas sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif melalui sosialisasi, penyampaian materi interaktif, diskusi, dan refleksi peserta. Pengukuran hasil kegiatan dilakukan secara deskriptif dan kualitatif melalui evaluasi pemahaman, observasi partisipasi siswa, serta refleksi lisan untuk menilai perubahan sikap dan persepsi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai konsep dasar pemasaran digital, manfaatnya bagi promosi produk lokal, serta potensi media sosial sebagai sarana pendukung kegiatan ekonomi. Selain itu, siswa menunjukkan perubahan cara pandang terhadap media digital yang tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga sebagai sarana produktif. Kegiatan ini disimpulkan mampu memberikan nilai tambah pada aspek pengetahuan dan sikap siswa, serta berpotensi mendukung kesiapan kewirausahaan generasi muda pesisir dalam jangka panjang.