Fadhilatul Fitria
STAI Darussalam Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integrasi Pendekatan Preventif dan Represif dalam Pemberantasan Korupsi: Peran Strategis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Indonesia Fadhilatul Fitria
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korupsi adalah salah satu permasalahan yang sangat serius dan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yangmenimbulkan dampak multidimensional terhadap pembanguanan dan merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Untuk mencegah terjadinya korupsi, dibentuklah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga negara independen yang memiliki tugas khusus untuk memberantas tindak pidana korupsi. Penelitian ini mengkaji peran strategis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengintregrasikan pendekatan preventif dan represif secara simultan untuk memperkuat pemberantasan korupsi di Indonesia. Pendekatan preventif difokuskan pada reformasi tata kelola, peningkatan transparasi, edukasi antikorupsi, serta penguatan sistem pengawasan publik. Sementara itu, pendekatan reprensif dilaksanakan elalui penyelidikan, penyidikan, penuntutan, penyitaan asset, serta oprasi tangkap tangan (OTT) terhadap pelaku tindak pidana korupsi. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian pustaka (lybrary research). Penelitian library research atau penelitian kepustakaan adalah salah satu jenis penelitian yang menggunakan sumber data dari literatur atau bahan-bahan tertulis yang ada di perpustakaan atau database online. Hasil kajian menunjukan bahwa sinergi antara pencegahan dan penindakan mampu menciptakan efek jera sekaligus menutup celah terjadinya korupsi. Namun efektivitas integrasi tersebut masih dihadapkan pada tantangansignifikan seperti revisi regulasi, tekanan politik, keterbatasan anggaran, serta kriminalisasi pegawai KPK. Penelitian ini merekomendasikan penguatan independensi KPK, peningkatan dukungan public, dan optimalisasi teknologi forensikdigital untuk membangun sistem pemberantasan korupsi yang berkelanjutan dan efektif. Kata kunci: KPK, korupsi, pencegahan, penindakan, integrasi strategi