Nur Afifah
Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KESETARAAN GENDER DALAM LINGKUP ORGANISASI PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA TAHUN 2021 Novia Nur Aini; Nur Afifah; Dinda Ayu Meydiana
Archetype : Jurnal Ilmiah Psikologi dan Terapan Vol 1 No 1 (2018): Archetype
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3651/aj.v4i2.11708

Abstract

ABSTRAK               Banyaknya kajian akademis mengenai isu gender menunjukkan bahwa ketidakadilan gender yang terjadi dalam masyarakat masih belum menemui titik final penyelesaiannya. Alih-alih adil secara gender, patriarki justru mengakibatkan ketimpangan relasi gender antara laki laki dan perempuan yang dapat termnifestasi dalam berbagai bentuk pada praktik sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kesetaraan gender di Universitas Muhammadiah Surabaya di bidang yang lain serta untuk membangun pemikiran dan menerapakan tentang kesetaraan gender. Penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Analisis data yang akan digunakan adalah etnografik, yaitu catatan lapangan (field note) kemudian akan dilakukan pengkodean, kategorisasi atau klasifikasi kemudian disusun secara sistematis dan selanjutnya akan disusun tema-tema berdasarkan hasil analisis data tersebut. Hasil analissis data dapat diuraikan bahwa masing-masing struktur organisasi yang menduduki jabatan sebagai ketua umum atau pemimpin organisasi adalah seorang laki-laki, sedangkan perempuan rata-rata terletak pada posisi sekretaris dan bendahara umum. Padahal perempuan juga seharusnya mendapatkan hak yang sama dalam menjadi seorang pemimpin organisasi. Hasil wawancara dengan ketua BEM mengatakan bahwa laki-laki lebih potensial dan bertanggung jawab dibandingkan perempuan karena laki-laki lebih memiliki kekuatan dibandingkan perempuan.Kata kunci: Kesetaraan gender