Perkembangan teknologi digital terkhusus kecerdasan buatan memberikan sebuah terobosan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Namun, dalam praktiknya masih banyak guru yang belum memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam memanfaatkan kecerdasan buatan sebagai bagian dari strategi pembelajaran. Kondisi ini menunjukkan pentingnya penguatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi secara efektif, kreatif, dan pedagogis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan guru Sekolah Dasar dalam memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop dan pendampingan yang berfokus pada pengenalan konsep dasar kecerdasan buatan, pemanfaatan berbagai aplikasi AI dalam perencanaan pembelajaran, pembuatan bahan ajar, serta pengembangan media pembelajaran yang menarik dan adaptif. Kegiatan ini menghasilkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai alat bantu pembelajaran. Guru juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam merancang materi ajar, membuat soal, serta mengembangkan aktivitas pembelajaran yang berpusat pada siswa. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru sebesar 35% berdasarkan skor pre-test dan post-test, serta berhasil dihasilkannya 10 modul ajar berbasis AI. Dampak positif dari kegiatan ini terlihat jelas melalui meningkatnya kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam kegiatan pembelajaran, sehingga proses belajar-mengajar menjadi lebih efektif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat kompetensi digital guru serta mendorong terciptanya praktik pembelajaran yang inovatif dan berkualitas di sekolah dasar.