Nurhayati Bugis
Universitas Doktor Husni Ingratubun, Tual

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat melalui Diversifikasi Produk Abon Ikan dan Inovasi Pengemasan di Ohoi Denwet, Maluku Tenggara Lidya Supit; Shahrul Aditya; Nurhayati Bugis; A.Kachsyfur Djasim Ilyas Paenrongi; Nadira Fakoubun
Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner Vol. 1 No. 02 (2026): ISSUE APRIL
Publisher : Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ohoi Denwet merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi sumber daya perikanan yang cukup melimpah, namun pemanfaatannya oleh masyarakat masih didominasi oleh penjualan ikan dalam bentuk segar sehingga nilai tambah produk belum optimal. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam diversifikasi produk olahan ikan serta teknik pengemasan yang masih sederhana menjadi salah satu kendala dalam pengembangan usaha pengolahan hasil perikanan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah serta meningkatkan kemampuan dalam pengemasan produk yang higienis dan menarik. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi mengenai diversifikasi produk perikanan, pelatihan, pembuatan abon ikan serta pelatihan teknik pengemasan produk. Peserta kegiatan adalah masyarakat Ohoi denwet yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayanan dan pelaku usaha pengolahan hasil perikanan skala rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah ikan menjadi abon ikan serta pemahaman mengenai teknik pengemasan produk yang lebih higienis dan menarik. Secara kuantitatif peningkatan pengetahuan peserta berdasarkan hasil pre-test mengalami kenaikan 40% menjadi 80%. Selain itu peserta mampu memproduksi abon ikan secara mandiri selama pelatihan. Namun demikian pada tahap awal kegiatan, sebagaiĀ  peningkatan pengetahuan masih bersifat kualitatif umum sehingga diperlukan pengukuran yang lebih rinci dan berkelanjutan untuk memperoleh data yang lebih presisi. Kegiatan ini diharapakan dapat meningkatkan nilai tambah produk perikanan serta membuka peluang usaha berbasis potensi lokal bagi masyarakat.