Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Dusun Dukuh, Desa Abang Batudinding, Kecamatan Kintamani, dilaksanakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman banjir bandang dan longsor. Wilayah ini sangat rentan terhadap bencana akibat kondisi geologi vulkanik, lereng terjal, serta intensitas hujan yang tinggi. Sebagai Dusun yang rawan bencana, dan sudah terbentuknya tim siaga bencana, perlu tetap dilakukan edukasi dan pemahaman teknologi peringatan dini sehingga kesiapsiagaan tetap berkelanjutan.Edukasi kesiapsiagaan dan Focus Group Discussion (FGD) dengan masyarakat, dilanjutkan dengan pemasangan alat Early Warning System (EWS) berbasis Internet of Things yang menunjukkan kondisi cuaca yang salah-satunya Adalah intensitas curah hujan. EWS di setting pada intensitas hujan 80 mm/jam dan 210 mm/jam dalam waktu 3 jam, untuk memberikan peringatan dini melalui bunyi dan notifikasi digital. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 70 meningkat menjadi 90 pada post-test, yang menandakan adanya peningkatan kesadaran terhadap potensi bencana dan prosedur evakuasi.Dampak kegiatan menunjukkan kesiapan Tim Siaga Bencana, serta kebermanfaatan nyata dalam mengurangi risiko korban jiwa maupun kerugian material. Ke depan, tim PKM merencanakan pengembangan prototipe sensor pergerakan lereng untuk memperkuat sistem peringatan dini yang telah terpasang. Dengan demikian, program ini menjadi model mitigasi yang dapat direplikasi di wilayah rawan bencana serupa.