Nada Ibnasai Rahman
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Intensitas Latihan Fisik Terhadap Kinerja Atlet Regita Nathasa Br. Kemit; Milwanto Hutapea; Stephen Immanuel Pangaribuan; Muhammad Galih Khadafi; Nada Ibnasai Rahman; Rahma Dewi
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 6 No 3 (2026): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v6i3.4899

Abstract

Intensitas latihan fisik merupakan salah satu faktor utama yang menentukan peningkatan performa atlet. Latihan dengan intensitas yang tepat dapat merangsang adaptasi fisiologis, meningkatkan kapasitas aerobik, kekuatan otot, serta daya tahan tubuh. Sebaliknya, latihan dengan intensitas yang tidak sesuai dapat menyebabkan kelelahan berlebih, cedera, atau penurunan performa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai tingkat intensitas latihan fisik terhadap kinerja atlet pada berbagai cabang olahraga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Sampel terdiri dari 30 atlet yang dibagi ke dalam tiga kelompok berdasarkan intensitas latihan: rendah, sedang, dan tinggi. Data dikumpulkan melalui pengukuran VO₂max, kekuatan otot, dan kecepatan reaksi, kemudian dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah untuk melihat perbedaan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan intensitas latihan fisik terhadap peningkatan kinerja atlet (p < 0.05). Kelompok dengan intensitas tinggi mengalami peningkatan terbesar pada kapasitas aerobik dan kekuatan otot, sedangkan kelompok intensitas sedang menunjukkan keseimbangan terbaik antara peningkatan performa dan pemulihan tubuh. Kesimpulannya, intensitas latihan fisik yang optimal merupakan kunci dalam meningkatkan performa atlet secara berkelanjutan. Pelatih disarankan untuk menyesuaikan beban latihan berdasarkan kondisi fisiologis dan tingkat kebugaran individu agar adaptasi tubuh dapat berlangsung secara efektif tanpa menimbulkan kelelahan berlebih.