Perkembangan teknologi digital menuntut Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) untuk memperkuat ekosistem Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) guna mendukung program Satu Data Polri. Namun, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam tugas administratif dan operasional harian masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan bimbingan teknis terkait penerapan AI sederhana bagi personel Bid TIK dan Satuan Operasional Polda NTB. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning (PAL) melalui pelatihan interaktif dan demonstrasi praktis yang diselenggarakan dalam agenda Rapat Kerja Teknis pada tanggal 6 November 2025 di Mataram. Hasil evaluasi cepat (rapid assessment) sebelum dan sesudah kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta yang signifikan. Pemahaman konsep dasar AI generatif meningkat dari 40% menjadi 90%, kemampuan menyusun perintah (prompt) yang efektif melonjak dari 25% menjadi 85%, dan kesadaran terkait keamanan data sensitif instansi pada penggunaan AI publik naik dari 50% menjadi 95%. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mempraktikkan AI untuk menyusun draf dokumen dan merangkum regulasi. Kesimpulannya, pengenalan dan pelatihan AI sederhana terbukti sangat efektif dalam meningkatkan literasi digital serta kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Polda NTB. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan berlanjut untuk menciptakan efisiensi kerja yang terukur, sekaligus memperkokoh kesiapan kepolisian dalam menghadapi tantangan operasional di era modern yang terdigitalisasi.