Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan legalisasi produk Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) Anggraeni, Desy; Wulandari, Wulandari; Hilmia P, Nora
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38931

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada kelompok pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Griya Pinang, Kota Tangerang. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya literasi regulasi dan belum dimilikinya Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sehingga akses pasar terbatas pada lingkungan sekitar. Minimnya legalitas ini berdampak pada sulitnya produk lokal menembus pasar ritel modern dan terbatasnya kepercayaan konsumen terhadap aspek higienitas produk. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan administratif pelaku usaha melalui metode sosialisasi, penyuluhan regulasi, serta pendampingan teknis secara langsung. Mitra sasaran dalam kegiatan ini adalah 21 pelaku UMKM pangan olahan rumahan di wilayah RW 05. Proses pendampingan difokuskan pada pemenuhan standar keamanan pangan dan tata cara pendaftaran perizinan pada sistem daring secara mandiri melalui Online Single Submission. Materi mencakup standar sanitasi, label kemasan, hingga masa kadaluwarsa produk. Hasil kegiatan melalui evaluasi post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan komitmen peserta untuk mengurus legalitas produk, dengan tingkat keberhasilan sebesar 76,19%. Selain itu, mitra berhasil menyusun draf dokumen persyaratan secara lengkap dan siap diajukan. Melalui penguatan kapasitas ini, UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar ritel, dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap keamanan produk pangan lokal secara berkelanjutan dalam ekosistem ekonomi digital yang inklusif. Kata kunci: UMKM; PIRT; legalitas usaha; keamanan pangan Abstract This community service activity was carried out among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Griya Pinang Village, Tangerang City. The main challenges faced by the partners were low regulatory literacy and the lack of a Home Industry Food Production Certificate (PIRT), limiting market access to the surrounding area. This lack of legality impacted local products' ability to penetrate the modern retail market and limited consumer trust in product hygiene. This activity aimed to improve the competency and administrative readiness of business actors through socialization, regulatory counseling, and direct technical assistance. The target partners for this activity were 21 home-processed food MSMEs in the RW 05 area. The assistance process focused on meeting food safety standards and procedures for registering permits independently through the online system through the Online Single Submission. Materials covered sanitation standards, packaging labels, and product expiration dates. The results of the activity, through a post-test evaluation, showed a significant increase in participants' understanding and commitment to managing product legality, with a success rate of 76.19%. In addition, partners successfully drafted complete and ready-to-submit requirement documents. Through this capacity building, MSMEs are expected to increase their competitiveness, expand retail market access, and enhance consumer confidence in the safety of local food products sustainably within an inclusive digital economy ecosystem.Keywords: UMKM; PIRT; business legality; food safety