Abstrak Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan data presensi dalam proses penentuan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang masih menghadapi kendala, khusunya pada tahap pengecekan dan pencocokan data. Kondisi ini menyebabkan proses rekapitulasi menjadi kurang tertib dan berpotensi menimbulkan kesalahan. Tujuan dari kegiatan ini untuk membantu meningkatkan kelancaran dan ketertiban proses administrasi TPP, khususnya dalam pengecekan, pencocokan data presensi dengan data kinerja, serta penyusunan rekapitulasi agar lebih sitematis dan mudah dipahami. Mitra dalam kegiatan ini adalah Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan, adapun mitra yang terlibat yaitu ±5-7 orang yang terdiri dari pegawai bagian gaji dan pegawai yang menangani pengelolaan data presensi, kinerja, dan penilaian pegawai. Metode yang digunakan adalah pendampingan administrasi yang dilakukan secara langsung. Pendampingan ini meliputi proses pengecekan kelengkapan data,pencocokan data presensi dengan data kinerja, serta penyusunan rekapitulasi TPP agar lebih tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa proses administrasi TPP menjadi lebih terarah dan sistematis. Kesalahan dalam pencocokan data dapat diminimalkan, serta proses rekapitulasi menjadi lebih rapi dan mudah dilakukan. Selain itu, kegiatan ini juga membantu meningkatkan pemahaman yang lebih baik bagi pegawai terkait alur pengelolaan data TPP. Kata kunci: Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP); presensi; administrasi; pendampingan. Abstract This community service activity is motivated by the importance of managing attendance data in the process of determining Employee Income Supplement (TPP), which still faces obstacles, especially in the data checking and matching stages. This condition causes the recapitulation process to be less orderly and has the potential to cause errors. The purpose of this activity is to help improve the smoothness and order of the TPP administration process, especially in checking, matching attendance data with performance data, and compiling the recapitulation to be more systematic and easy to understand. The partner in this activity is the Bangkalan Regency Transportation Agency, the partners involved are ± 5-7 people consisting of payroll employees and employees who handle the management of attendance, performance, and employee assessment data. The method used is direct administrative assistance. This assistance includes the process of checking the completeness of the data, matching attendance data with performance data, and compiling the TPP recapitulation to be more orderly and in accordance with applicable regulations. The results of this activity show that the TPP administration process has become more focused and systematic. Errors in data matching can be minimized, and the recapitulation process becomes more streamlined and easier. Furthermore, this activity also helps improve employee understanding of the TPP data management process. Keywords: Employee Income Supplements (TPP); attendance; administration; mentoring.