Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya integrasi sistem informasi dalam meningkatkan efisiensi rantai pasok dan kinerja operasional perusahaan di era transformasi digital. Permasalahan utama yang dikaji adalah belum optimalnya pemanfaatan Enterprise Resource Planning (ERP) dalam meningkatkan kinerja operasional secara langsung, serta terbatasnya penelitian yang menguji peran efisiensi Supply Chain Management (SCM) sebagai variabel mediasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ERP terhadap efisiensi SCM serta implikasinya terhadap kinerja operasional pada CV Mangkok Merah Cuan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan analisis jalur (path analysis) berbasis regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ERP berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi SCM serta kinerja operasional. Namun, setelah variabel efisiensi SCM dimasukkan, pengaruh langsung ERP terhadap kinerja operasional menjadi tidak signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa efisiensi SCM berperan sebagai mediator penuh (full mediation). Dengan demikian, ERP meningkatkan kinerja operasional secara tidak langsung melalui peningkatan efisiensi rantai pasok. Pembahasan penelitian menegaskan bahwa ERP berfungsi sebagai enabler yang meningkatkan kualitas informasi, integrasi proses, serta koordinasi antar fungsi organisasi. Efisiensi SCM menjadi faktor kunci dalam mentransformasikan manfaat ERP menjadi peningkatan kinerja operasional. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain, memperluas objek penelitian, serta menggunakan metode analisis yang lebih kompleks agar hasil penelitian lebih komprehensif.