Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kepuasan Kerja Karyawan di PT Almega Sejahtera menggunakan Pendekatan Importance-Performance Analysis (IPA) Putri Andari, Ratna
INFOMATEK Vol 28 No 1 (2026): Juni 2026 (In Progress)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/infomatek.v28i1.37158

Abstract

Kepuasan kerja karyawan merupakan faktor kunci yang berpengaruh terhadap motivasi, produktivitas, dan keputusan karyawan untuk bertahan dalam suatu organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai tingkat kepuasan kerja karyawan PT Almega Sejahtera serta menyusun prioritas perbaikan melalui metode Importance Performance Analysis (IPA). Pendekatan yang diaplikasikan adalah kuantitatif deskriptif melalui penyebaran kuesioner skala Likert kepada lima karyawan dari berbagai divisi. Responden diminta menilai sepuluh indikator kepuasan kerja, yaitu kualitas hasil kerja, pengetahuan tentang tugas, produktivitas, kemampuan beradaptasi, keandalan, pengambilan keputusan, inisiatif dan pemanfaatan sumber daya, kualitas kepemimpinan, hubungan interpersonal, dan kinerja. Hasil penelitian memperlihatkan rata-rata tingkat kesesuaian antara kepentingan dan kepuasan sebesar 76,13 persen, yang mengindikasikan bahwa kepuasan kerja berada pada kategori cukup baik namun masih belum sepenuhnya memenuhi harapan karyawan. Seluruh indikator memiliki selisih bernilai negatif sehingga tetap diperlukan upaya perbaikan. Empat indikator, yaitu produktivitas, kemampuan beradaptasi, kualitas kepemimpinan, dan hubungan interpersonal, masuk dalam kategori prioritas utama perbaikan. Tiga indikator berada pada kategori yang perlu dipertahankan, dua indikator termasuk prioritas rendah, dan satu indikator memiliki kinerja tinggi dengan tingkat kepentingan relatif lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa perusahaan perlu memfokuskan perbaikan pada indikator yang menjadi prioritas utama dan merumuskan strategi pengembangan sumber daya manusia yang lebih terarah untuk memperkuat kinerja organisasi.