Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENDAMPINGAN PAGELARAN RAMPAK GENDANG DALAM RANGKA PEKAN KEBUDAYAAN DAERAH JAWA BARAT Yanyan Yuliana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Nopember 2024
Publisher : Indie Press Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66865/tw788v20

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pementasan kesenian Sunda Rampak Gendang dalam rangka menyambut Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Jawa Barat 2024 di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi. Kegiatan ini melibatkan pelatihan teknik memainkan gendang, koordinasi koreografi, serta pemahaman filosofi seni tradisional Sunda Rampak Gendang kepada masyarakat lokal, termasuk pelajar dan komunitas seni. Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan seni, memperkuat pelestarian budaya lokal, dan membangun rasa kebanggaan terhadap warisan budaya Sunda. Proses pelatihan dilakukan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan komunitas seni. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu dan fasilitas, kerjasama yang baik antara masyarakat dan pihak terkait memungkinkan kelancaran kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam pementasan, serta suksesnya pertunjukan yang menjadi bagian penting dalam PKD 2024. Kegiatan ini juga memperkuat peran seni tradisional dalam pembangunan sosial dan pariwisata daerah, serta menginspirasi generasi muda untuk melanjutkan pelestarian budaya Sunda
PENDAMPINGAN SANGGAR KESENIAN KARAWITAN SDN CITAMIANG 2 KOTA SUKABUMI Yanyan Yuliana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Nopember 2024
Publisher : Indie Press Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66865/yjjvem95

Abstract

Pendampingan pada sanggar kesenian karawitan di SDN Citamiang 2 Kota Sukabumi dilakukan dengan tujuan untuk melestarikan seni tradisional dan meningkatkan minat siswa terhadap budaya lokal. Kegiatan ini melibatkan pelatihan intensif dalam bermain alat musik tradisional serta penguatan nilai-nilai budaya melalui pendekatan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi pelatihan langsung, observasi, wawancara, dan evaluasi kinerja. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa memainkan alat musik karawitan serta antusiasme mereka terhadap seni tradisional. Program ini juga berhasil menciptakan sinergi antara sekolah dan masyarakat dalam mendukung pelestarian budaya. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendampingan secara intensif dapat menjadi strategi efektif untuk melestarikan seni tradisional sekaligus membangun karakter siswa
PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI FESTIVAL KULINER DAN HIBURAN PENCAK SILAT DI SDN CITAMIANG 2 KOTA SUKABUMI Yanyan Yuliana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Indie Press Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66865/7vrwfj61

Abstract

Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui Festival Kuliner dan Hiburan Pencak Silat di SDN Citamiang 2 Kota Sukabumi berhasil mengintegrasikan nilai Pancasila dalam pembelajaran berbasis proyek yang partisipatif. Kegiatan ini melibatkan siswa, orang tua, dan masyarakat dalam pembuatan kuliner lokal dan pertunjukan pencak silat, yang bertujuan untuk melestarikan budaya dan memperkuat karakter siswa. Festival ini menarik lebih dari 500 pengunjung dengan 85% umpan balik positif terhadap kuliner dan 92% terkesan dengan pertunjukan pencak silat. Kegiatan ini juga mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat, meningkatkan keterampilan kewirausahaan siswa hingga 80%, dan membuktikan efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka dalam konteks lokal.
REVITALISASI SENI PERTUNJUKAN TRADISIONAL DAN MODERN DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DI SEKOLAH DASAR Yanyan Yuliana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Indie Press Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66865/g6dd8533

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merevitalisasi seni pertunjukan tradisional dan modern sebagai sarana peningkatan kreativitas siswa di tingkat sekolah dasar. Program ini dilaksanakan di SDN Cibungur dengan melibatkan 120 siswa dan 12 guru melalui pendekatan partisipatif-edukatif yang terdiri dari tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil observasi awal, mayoritas guru menyatakan pembelajaran seni masih bersifat teoritis, sementara sebagian besar siswa menunjukkan minat tinggi terhadap kegiatan seni yang aplikatif. Selama kegiatan berlangsung, seluruh siswa terlibat aktif dalam pelatihan dan pementasan seni, dengan peningkatan skor kreativitas dan kerja sama yang signifikan. Guru juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam mengelola pembelajaran seni setelah menerima pelatihan dan modul pembelajaran. Evaluasi akhir menunjukkan antusiasme tinggi dari siswa dan dukungan penuh dari pihak sekolah, yang kemudian diikuti dengan rencana pembentukan ekstrakurikuler seni dan integrasi kegiatan ke dalam program sekolah. Program ini terbukti tidak hanya memperkuat ekspresi dan karakter siswa, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pelestarian budaya serta penguatan kapasitas guru. Dengan hasil yang positif, model kegiatan ini berpotensi direplikasi di sekolah dasar lainnya sebagai pendekatan pembelajaran seni yang inklusif dan berkelanjutan.
PENDAMPINGAN DAN REVITALISASI SANGGAR SENI GAMELAN UNTUK PENGEMBANGAN EKSTRAKURIKULER DI SDN CITAMIANG 2 SUKABUMI Yanyan Yuliana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Nopember 2025
Publisher : Indie Press Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66865/myjpse76

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk merevitalisasi dan mendampingi Sanggar Seni Gamelan di SDN Citamiang 2 Sukabumi yang memiliki potensi namun menghadapi kendala sarana, kurikulum pelatihan, dan regenerasi anggota. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan analisis situasi, perencanaan aksi, implementasi pelatihan teknis dan manajerial, serta evaluasi bersama komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan teknis bermain gamelan pada siswa ekstrakurikuler, terbangunnya kurikulum pelatihan yang terstruktur, dan pembenahan tata kelola sanggar, termasuk penataan dan perawatan instrumen gamelan. Pendampingan ini berhasil menumbuhkan kesadaran baru di kalangan guru dan siswa tentang pentingnya pelestarian seni tradisional Sunda melalui medium pendidikan formal