Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kelarutan dan Potensi Antibakteri Triterpenoid Pentasiklik (Boswellic Acid) sebagai Kandidat Bahan Aktif Sediaan Farmasi Damhuri, Dedi -
BENCOOLEN JOURNAL OF PHARMACY Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : UNIB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/bjp.v6i1.47613

Abstract

Boswellic Acid (BA) merupakan senyawa aktif triterpenoid pentasiklik utama dari genusBoswellia yang dikenal memiliki sifat antibakteri kuat terhadap patogen kulit. Namun, efikasifarmakologisnya sangat bergantung pada parameter kelarutan. Penelitian ini bertujuan untukmengevaluasi pengaruh berbagai pelarut terhadap kelarutan BA dan menentukan konsentrasi yang paling efektif untuk aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus, danStaphylococcus epidermidis. Penelitian dilakukan dengan menguji kelarutan BA dalam lima pelarut (etanol 70%, etanol 96%, Tween 80 3%, Tween 80 100%, dan DMSO) pada rentang konsentrasi 10% hingga 100%. Aktivitas antibakteri dinilai menggunakan metode difusi cakram (Kirby-Bauer). Hasilmenunjukkan bahwa BA tidak larut dalam etanol 70% dan 96% ditandai dengan pembentukangumpalan cokelat tua, sedangkan BA larut secara homogen dalam Tween 80 dan DMSO. Analisis menunjukkan bahwa DMSO merupakan pelarut terbaik untuk penghantaran BA dengan aktivitas hambatan yang kuat. Dosis paling efisien yang teridentifikasi adalah konsentrasi 70% untuk P. acnes (zona hambat 12,43 mm) dan konsentrasi 100% untuk S. aureus (13,27 mm) serta S. epidermidis (13,05 mm). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemilihan pelarut yang tepat, khususnya DMSO atauTween 80, sangat krusial untuk menjamin stabilitas dan difusi Boswellic Acid dalam aplikasiantibakteri topikal.