Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleivera) dan Bunga Cengkih (Syzygium Aromaticum) Tatuh, Heru Andika; Tahoangako, Sarmadhan Saputra; Heluka, Elipas
BENCOOLEN JOURNAL OF PHARMACY Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : UNIB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/bjp.v6i1.48399

Abstract

Latar Belakang: Infeksi bakteri, seperti yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, terus menjadi ancaman bagi kesehatan dunia, terutama karena resistensi antibiotik meningkat. Bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) dan daun moringa (Moringa oleifera) diketahui mengandung zat bioaktif termasuk eugenol dan flavonoid yang dapat berfungsi sebagai antibakteri alami. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kemanjuran antibakteri campuran ekstrak etanol kedua tanaman tersebut terhadap Escherichia coli, bakteri penyebab diare. Metode: Aktivitas antibakteri campuran ekstrak etanol bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) dan daunmoringa (Moringa oleifera) terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus dinilai dalam penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental. Metode difusi digunakan untuk pengujian, dan setelah inkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C, diameter zona inhibisi dinilai. Hasil dan Diskusi: Escherichia coli dan Staphylococcus aureus secara signifikan dihambat oleh kombinasiekstrak etanol dari kedua tanaman pada lima dosis (K1, K2, K3, K4, dan K5). Pada dosis yang lebih besar, zona penghambatan meningkat, menunjukkan aktivitas antibakteri yang lebih kuat. Kesimpulannya, kombinasi ekstrak etanol bunga cengkeh dan daun Moringa menunjukkan nilai zona hambat yaitu K1= 13,83 mm, K2= 15,5 mm, K3= 14, 3 mm, K4= 18,33 mm, dan K5= 21,33 mmmenunjukkan aktivitas antibakteri yang kuat dan signifikan terhadap mikroorganisme uji.