Manurung, Parulian Halomoan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Pengembangan Kompetensi Pedagogik Guru melalui Komunitas Belajar (Learning Community) untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SMA Santo Thomas 2 Medan Manurung, Parulian Halomoan; Siagian, Sangapan; Darwin, Darwin; Purba, Sukarman
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4375

Abstract

Kualitas pendidikan suatu bangsa secara fundamental ditentukan oleh kualitas gurunya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan manajemen pengembangan kompetensi pedagogik guru melalui komunitas belajar (learning community) dan dampaknya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di SMA Santo Thomas 2 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan penelitian terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, ketua MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran), dan sepuluh guru perwakilan dari berbagai mata pelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif selama pertemuan komunitas belajar, dan analisis dokumen (seperti menit pertemuan, RPP, dan jurnal refleksi guru). Teknik analisis data menggunakan model analisis tematik dari Miles dan Huberman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa manajemen komunitas belajar yang sukses ditandai dengan: (1) perencanaan yang partisipatif dengan mengidentifikasi kebutuhan guru sebagai titik awal; (2) pengorganisasian yang fleksibel namun terstruktur, dengan kepemimpinan yang bersifat kolaboratif; (3) pelaksanaan kegiatan yang berfokus pada praktik reflektif seperti perencanaan pembelajaran bersama, observasi among teman sejawat (peer observation), dan diskusi kasus; dan (4) evaluasi yang bersifat berkelanjutan untuk mengukur dampak pada kompetensi guru dan hasil belajar siswa. Dampak implementasi komunitas belajar terlihat dari peningkatan kompetensi pedagogik guru, yang tercermin dari perancangan RPP yang lebih inovatif dan berpusat pada siswa, penerapan strategi pembelajaran yang bervariasi, dan kemampuan penilaian yang lebih autentik. Peningkatan ini selanjutnya berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran, yang ditandai dengan meningkatnya keterlibatan aktif siswa, interaksi yang lebih dinamis di kelas, dan peningkatan hasil belajar siswa pada aspek kognitif dan afektif.