Kemampuan literasi membaca merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi siswa sekolah dasar karena menjadi fondasi dalam memahami berbagai materi pembelajaran. Salah satu upaya untuk meningkatkan literasi membaca adalah melalui penyediaan lingkungan literasi yang mendukung, seperti ruang anak di perpustakaan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan ruang anak di Perpustakaan Provinsi Bali sebagai sarana literasi membaca bagi siswa sekolah dasar, mengidentifikasi layanan dan fasilitas yang tersedia, serta mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi minat baca siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan pengelola perpustakaan dan studi literatur, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat baca siswa sekolah dasar tergolong cukup baik, terlihat dari ketertarikan siswa dalam memilih dan membaca buku secara mandiri. Ruang anak memiliki kondisi yang cukup nyaman, dilengkapi pendingin ruangan, meja, kursi, area lesehan, serta koleksi buku yang beragam seperti buku cerita, komik edukatif, sains, pengetahuan umum, dan buku menggambar. Namun demikian, beberapa fasilitas masih memerlukan pembaruan dan peningkatan agar lebih optimal. Faktor yang memengaruhi minat baca siswa meliputi kenyamanan ruang, keberagaman koleksi buku, kapasitas ruangan, serta pengelolaan fasilitas. Dengan demikian, ruang anak di Perpustakaan Provinsi Bali berpotensi menjadi sarana pendukung literasi membaca siswa sekolah dasar apabila didukung peningkatan fasilitas, pengelolaan yang baik, serta kolaborasi berbagai pihak.