Purnamasari, Enik
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan penggunaan media sosial dan tingkat stress dengan kejadian insomnia pada mahasiswa: The relationship between social media use and stress levels with the incidence of insomnia in stundents Purnamasari, Enik; Kusbiantoro, Dadang; Aris, Arifal
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 1 (2026): JiKep | Februari 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i1.2991

Abstract

Insomnia merupakan gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan untuk memulai tidur, mempertahankan tidur, atau bangun terlalu pagi dan tidak dapat tidur kembali. Masalah ini banyak dialami oleh mahasiswa karena berbagai tekanan, salah satunya adalah penggunaan media sosial secara berlebihan dan tingkat stres yang tinggi. Jika tidak ditangani, insomnia dapat menyebabkan penurunan daya konsentrasi, gangguan emosional, serta menurunnya prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan media sosial dan tingkat stres dengan kejadian insomnia pada mahasiswa Keperawatan semester IV Universitas Muhammadiyah Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasi analitik pendekatan cross-sectional dan melibatkan 67 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kuesioner Insomnia Severity Index (ISI), Depression Anxiety Stress Scale (DASS), dan kuesioner penggunaan media sosial. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara penggunaan media sosial dengan kejadian insomnia dan juga antara tingkat stres dengan kejadian insomnia. Berdasarkan hasil tersebut penggunaan media sosial dan tingkat stress dapat mempengaruhi terjadinya insomnia. Maka dapat disimpulkan bahwasanya semakin tinggi frekuensi dan durasi penggunaan media sosial serta tingkat stres, semakin besar risiko mengalami insomnia