Lestari, Ayu Khusnia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi context, input, reaction pada pelatihan kader posyandu integrasi layanan kesehatan primer (ILP) di Puskesmas Tegal Timur Lestari, Ayu Khusnia; Arso, Septo Pawelas; Nandini, Nurhasmadiar
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/8whc3753

Abstract

Seiring dengan perluasan kelompok sasaran dalam Posyandu ILP, kader sebagai pelaksana utama dituntut memiliki keterampilan yang memadai. Puskesmas Tegal Timur telah melaksanakan pelatihan kader Posyandu ILP, tetapi capaian keterampilan kader masih belum sepenuhnya optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi context, input, dan reaction pelatihan kader Posyandu Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP) di Puskesmas Tegal Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara mendalam. Informan penelitian dipilih secara purposive dengan total 11 informan, terdiri dari 4 informan utama dan 7 informan triangulasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 – Maret 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek context, pemahaman tujuan pelatihan masih bersifat umum dan belum dilengkapi indikator keberhasilan secara spesifik, serta kebutuhan pelatihan masih berorientasi pada pemenuhan ketentuan administratif. Pada aspek input, ditemukan tantangan berupa penyesuaian jadwal, terbatasnya anggaran, monitoring dan evaluasi di lapangan masih bersifat umum, serta pedoman belum diketahui secara menyeluruh. Pada aspek reaction, sebagian besar petugas dan peserta memberikan respons positif, namun reaksi pada pascapelatihan belum sepenuhnya maksimal karena monitoring dan evaluasi hanya melihat gambaran umum, sehingga diperlukan penguatan terkait pemahaman tujuan dan indikator pelatihan secara spesifik, pendampingan dan evaluasi yang lebih terstruktur untuk memastikan peningkatan keterampilan kader dapat berjalan secara berkelanjutan.