Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Clinical Pathway dan Dampaknya terhadap Length of Stay Pasien di Rumah Sakit Indonesia : Tinjauan Literatur Permana, Yudhistira; Hartanto, Eddo Leonardo; Yudhatama, Yoram
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.7357

Abstract

Latar Belakang: Length of Stay (LOS) atau lama hari rawat inap merupakan indikator utama efisiensi dan mutu pelayanan rumah sakit. Di Indonesia, tingginya angka LOS masih menjadi tantangan dalam sistem pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) karena berdampak pada beban biaya dan utilisasi tempat tidur. Salah satu strategi yang terbukti efektif dalam mengoptimalkan efisiensi pelayanan ialah penerapan CP, panduan klinis terstruktur berbasis bukti (evidence-based practice) yang menyelaraskan alur diagnosis, terapi, dan evaluasi antarprofesi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis bukti ilmiah mengenai pengaruh implementasi clinical pathway terhadap LOS pasien di rumah sakit, khususnya dalam konteks Indonesia. Metode Penelitian: Metode yang digunakan adalah systematic literature review mengikuti pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan melalui database PubMed, Google Scholar, ScienceDirect, dan Garuda. Kriteria inklusi mencakup artikel berbahasa Indonesia dan Inggris yang diterbitkan antara tahun 2015–2025, meneliti hubungan penerapan CP dengan LOS di fasilitas rawat inap Indonesia. Dari total 122 artikel yang ditemukan, 7 studi memenuhi kriteria dan dianalisis secara kualitatif. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa penerapan CP secara konsisten berhubungan dengan penurunan LOS, peningkatan kepatuhan klinis, dan efisiensi penggunaan sumber daya tanpa menurunkan mutu layanan. Dampak positif CP paling nyata terlihat pada kasus pneumonia, bedah elektif, dan penyakit non-bedah kronis. Namun, efektivitas implementasi masih dipengaruhi oleh kesiapan organisasi, budaya kolaboratif antarprofesi, dan dukungan manajemen rumah sakit. CP merupakan intervensi sistemik yang efektif dalam menurunkan LOS dan meningkatkan efisiensi operasional rumah sakit di Indonesia. Untuk hasil yang berkelanjutan, diperlukan strategi nasional yang menekankan pelatihan rutin, digitalisasi CP dalam sistem informasi rumah sakit (SIMRS), serta penguatan regulasi dan insentif berbasis kinerja. Kata kunci: clinical pathway, length of stay, pelayanan rumah sakit, efisiensi, Indonesia