Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model POGIL terhadap efikasi diri dan hasil belajar peserta didik kelas XI SMAN 1 Takalar. Metode kuasi eksperimen digunakan dengan desain penelitian post-test only control group design. Populasi berupa seluruh peserta didik kelas XI yang belajar kimia terdiri dari enam kelas. Teknik simple random sampling digunakan dalam pemilihan sampel subjek penelitian. Terpilih kelas XI.1 sebagai kelompok eksperimen yang belajar dengan menggunakan model POGIL dan XI.2 sebagai kelompok kontrol yang belajar menggunakan model pembelajaran langsung. Variabel bebas penelitian ini adalah model POGIL dan model pembelajaran langsung, variabel terikatnya adalah efikasi diri dan hasil belajar. Instrumen penelitian berupa angket efikasi diri dan tes hasil belajar dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif hasil belajar kelompok eksperimen diperoleh rata-rata nilai hasil belajar 81,16 dengan efikasi diri 55,47. Analisis statistik hasil belajar kelompok kontrol diperoleh rata-rata nilai hasil belajar 74,5 dengan efikasi diri 50,83. Hasil uji homogenitas dan uji normalitas untuk efikasi diri dan hasil belajar menunjukkan kedua data berasal dari populasi yang homogen, namun tidak terdistribusi normal, sehingga pengujian hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil uji statistik inferensial efikasi diri diperoleh Zhitung = 3,04 pada (α) = 0,05 serta diperoleh Ztabel = 1,64 menunjukkan bahwa Zhitung > Ztabel. Hasil uji statistik inferensial hasil belajar diperoleh Zhitung = 2,40 pada (α) = 0,05 serta diperoleh Ztabel = 1,64 menunjukkan bahwa Zhitung > Ztabel, yang berarti ada pengaruh model POGIL terhadap efikasi diri dan hasil belajar peserta didik kelas XI pada materi laju reaksi.