Kemajuan teknologi, globalisasi, serta perkembangan media sosial telah memengaruhi pola konsumsi mahasiswa, sehingga perilaku konsumtif semakin meningkat. Salah satu fenomena yang berkembang adalah tren thrifting yang menawarkan produk fashion dengan harga terjangkau namun tetap bernilai simbolik. Selain itu, gaya hidup modern dan paparan media sosial juga menjadi faktor pendorong mahasiswa melakukan pembelian impulsif. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah tren thrifting, gaya hidup, dan media sosial berpengaruh terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Universitas Nusa Cendana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tren thrifting, gaya hidup, dan media sosial secara parsial maupun simultan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Sampel penelitian berjumlah 100 mahasiswa aktif Universitas Nusa Cendana yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode incidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa tren thrifting, gaya hidup, dan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Kesimpulannya, perilaku konsumtif mahasiswa dipengaruhi oleh tren fashion thrifting, pola gaya hidup, serta intensitas penggunaan media sosial yang mendorong pembelian berdasarkan keinginan dibandingkan kebutuhan.