Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH ISOLATOR GLASSWOOL DAN STYROFOAM PADA ALAT UJI KALORIMETER Alfaris, Muhammad Labib; Sundari, Ella; Anas, Adian Aristia
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan MACHINERY: Jurnal Teknologi Terapan (In Press)
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/machinery.v7i1.11155

Abstract

Kalorimeter merupakan alat penting dalam pengukuran perpindahan kalor, namun kinerjanya sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sekitar. Tanpa adanya isolator, kalorimeter cenderung mengalami kehilangan panas yang tinggi akibat konduksi dengan udara luar, sehingga menurunkan akurasi pengukuran dan efisiensi termal sistem. Permasalahan ini menjadi dasar perlunya penggunaan bahan isolator dengan konduktivitas termal rendah agar mampu menghambat laju perpindahan panas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh isolator glasswool dan styrofoam terhadap kinerja alat uji kalorimeter. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan tiga pengujian, yaitu kalor konduksi, perubahan suhu selama 30 menit, dan suhu kesetimbangan antara air panas dan oli bekas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan isolator secara signifikan menurunkan kalor konduksi dari 172,080 W tanpa isolator menjadi 13,34 W dengan glasswool dan 11,81 W dengan styrofoam. Pengujian perubahan suhu menunjukkan penurunan terbesar tanpa isolator (hingga 8,7°C), sedangkan styrofoam hanya mengalami penurunan sekitar 4°C. Uji kesetimbangan suhu menunjukkan styrofoam mampu mempertahankan suhu hingga 77,9°C dibandingkan 75,2°C tanpa isolator. Semua data dianalisis menggunakan uji ANOVA dan menunjukkan pengaruh jenis isolator yang signifikan (p < 0,05).