Minat belajar siswa merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan proses pembelajaran di sekolah dasar. Namun, penelitian mengenai pengelolaan kelas masih banyak berfokus pada hubungan dengan hasil belajar atau motivasi belajar secara kuantitatif sehingga praktik pengelolaan kelas dalam pembelajaran sehari-hari serta pengalaman siswa belum banyak dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam mengelola kelas dan menganalisis dampaknya terhadap minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas dua guru dan sepuluh siswa kelas V sekolah dasar yang dipilih secara purposif. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber antara hasil wawancara dan observasi. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis secara tematik melalui proses transkripsi, identifikasi kata kunci, pengelompokan data, dan penarikan tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kelas yang dilakukan guru meliputi pengaturan ruang kelas yang fleksibel, pengelompokan siswa secara heterogen, interaksi belajar yang aktif antara guru dan siswa maupun antar siswa, penerapan strategi pembelajaran yang bervariasi dan menyenangkan, penegakan aturan kelas secara konsisten, penciptaan suasana emosional yang positif melalui motivasi pujian, serta perencanaan pembelajaran yang terarah. Praktik pengelolaan kelas tersebut menciptakan suasana belajar yang kondusif sehingga siswa merasa nyaman, lebih terlibat dalam kegiatan pembelajaran, dan menunjukkan minat belajar yang baik.