Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Tim Kerja pada Bidang Ekonomi: Analisis Literatur Review Ruth Lili Agustin; Amalia Fajri Agustin; Anindya Nabila Javiera
JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jaem.v3i2.9703

Abstract

Keberhasilan kolaborasi dalam tim merupakan tonggak utama bagi perusahaan, khususnya saat menghadapi fluktuasi ekonomi global yang menuntut adaptabilitas tinggi. Kajian ini difokuskan untuk membedah elemen-elemen krusial yang menentukan performa tim pada era bisnis kontemporer. Menggunakan metode systematic literature review (SLR) terhadap 30 referensi jurnal bereputasi dari periode 2021-2026, riset ini melakukan kurasi data berdasarkan kualitas metodologi serta keterkaitannya dengan isu efektivitas kerja pada ekosistem digital maupun hibrida. Melalui teknik analisis kualitatif, penelitian ini memetakan perkembangan terhadap aspek kepemimpinan, pola komunikasi, dorongan motivasi, serta adopsi teknologi. Temuan literatur mengindikasikan bahwa produktivitas tim bersifat multidimensi dan lahir dari sinergi sebagai variabel pendukung. Secara konsisten, data menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional serta transparansi dalam berkomunikasi merupakan pondasi utama dalam menciptakan rasa saling percaya dan harmonisasi kerja di dalam kelompok. Terdapat perubahan paradigma yang signifikan di era pasca pandemi, dimana organizational citizenship behavior (OCB) serta kemahiran digital menjadi katalisator utama efisiensi, terutama pada sistem kerja jarak jauh. Peran teknologi telah bertransformasi dari sekadar sarana pembantu menjadi elemen sentral yang mengintegrasikan seluruh proses operasional dan kolaborasi tim. Hal ini menuntut adanya penyesuaian perilaku anggota tim dalam berinteraksi melalui platform virtual. Studi ini memberikan penekanan bahwa optimalisasi kinerja tim tergantung pada keselarasan antara fasilitas teknologi yang kompeten dengan lingkungan kerja yang suportif dan inklusif. Dari sisi praktis, manajemen organisasi dianjurkan untuk berfokus pada penguatan aspek soft skill, kapasitas komunikasi interpersonal, serta ketangkasan dalam mengadopsi inovasi teknologi guna merespon ketidakpastian pasar dengan lebih efektif. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya keberlanjutan pengembangan kompetensi tim melalui pelatihan berkelanjutan dan evaluasi kinerja berbasis data. Implikasi teoretis dari kajian ini diharapkan dapat memperkaya literatur mengenai dinamika kerja tim modern, sekaligus menjadi landasan bagi penelitian selanjutnya dalam mengkaji integrasi antara faktor manusia dan teknologi dalam organisasi.