Hestikah Eirene Patoding
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Sistem Redundansi Dan Failover Radio Vhf Air To Ground Berbasis Esp32 Dengan Notifikasi Telegram Agus Aditya Permana; Nicolaus Allu; Hestikah Eirene Patoding; Charnia Iradat Rapa; Sudianto Lande
Paulus Chem Engineering Journal Vol 6 No 1 (2026): Vol.6 No.1 Februari 2026 Paulus Chem Engineering Journal
Publisher : Prodi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63365/98mwq164

Abstract

Komunikasi radio Very High Frequency (VHF) Air to Grouind meruipakan layanan kritis dalam operasional penerbangan yang menuntut tingkat keandalan dan ketersediaan sisteim yang tinggi. Kegagalan pada radio utama dapat menyebabkan terputusnya komunikasi antara petugas darat dan pilot sehingga berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan. Penelitian ini beirtujuan merancang dan merealisasikan sistem redundansi dan failover radio VHF berbasis mikrokontroler ESP32 dengan notifikasi real-timei melalui Telegram. Metode yang digunakan adalah Research and Developmeint (R&D) yang meliputi perancangan perangkat keras, pengembangan  perangkat lunak, integrasi, dan pengujian fungsional. Deteksi gangguan dilakukan dengan memantau sinyal Push To Talk (PTT) dan squieilch seibagai indikator status radio. Keitika keigagalan terdeteksi, ESP32 mengendalikan relay untuk mengalihkan jalur komunikasi ke radio cadangan serta mengirimkan notifikasi melalui jaringan WiFi. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampui mendeteksi gangguan pada radio utama, melakukan perpindahan jalur komunikasi secara otomatis, serta mengirimkan notifikasi kondisi sistem secara real-time  melalui Telegram. Sistem otomatis ini terbukti lebih cepat, konsisten, dan efisien dibandingkan metode manual konvensional.
Evaluasi Efektivitas Sistem Safety Interlock pada Rangkaian Conveyor–Crusher dalam Mencegah Kegagalan Operasional  di PT Freeport Indonesia Ardiansyah; Titus Tandi Seno; Matius Sau; Hestikah Eirene Patoding; Yulianus Songli
Paulus Chem Engineering Journal Vol 6 No 1 (2026): Vol.6 No.1 Februari 2026 Paulus Chem Engineering Journal
Publisher : Prodi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63365/7gx0zv10

Abstract

Rangkaian conveyor–crusher merupakan sistem penanganan material yang beroperasi kontinu dan berisiko mengalami kegagalan seperti blocked chute, belt slip, belt tear, crusher overload, dan unsafe start. Kegagalan tersebut dapat menyebabkan kerusakan peralatan, downtime tinggi, serta potensi kecelakaan kerja. Penerapan safety interlock menjadi lapisan proteksi penting untuk mencegah kondisi berbahaya dan menjaga kontinuitas produksi. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas dan keandalan sistem safety interlock melalui analisis fungsi keselamatan, mode kegagalan, serta parameter keandalan. Perhitungan Risk Reduction Factor (RRF) dan Probability of Failure on Demand (PFDavg) digunakan untuk menentukan tingkat Safety Integrity Level (SIL). Kinerja operasional dianalisis menggunakan Spurious Trip Rate (STR), Mean Time Between Failure (MTBF), Mean Time To Repair (MTTR), dan Operational Availability (Ao). Hasil menunjukkan nilai RRF 85% dan PFDavg 0,001 (SIL 2) dengan Operational Availability 98,5%. Namun, masih terdapat spurious trip, sehingga diperlukan peningkatan sensor, redundansi, dan logika kontrol