Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DISTILASI BIOETANOL DARI NIPAH MENGGUNAKAN KOLEKTOR SURYA PLAT DATAR Gerard Antonini Duma; Doddy Suanggana
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produksi bioetanol nira nipah dengan menggunakan kolektor surya plat datar, menganalisis kadar bioetanol dengan variasi perlakuan nirah nipah, menganalisis perpindahan panas pada kolektor surya plat datar, dan membandingkan hasil pengujian bioetanol dari dua prosedur. Penelitian menggunakan adalah metode eksperimen yaitu melakukan pengujian produksi etanol nira nipah dengan menggunakan kolektor surya plat datar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total produksi etanol melalui prosedur I sebesar 68 cc dan rata-rata produksi 17 cc dengan konsentrasi etanol rata-rata sebesar 62,7%. Prosedur II, total produksi etanol diperoleh sebesar 49 cc dan rata-rata produksi sebesar 16,3 cc dengan konsentrasi etanol sebesar 60,9%.
EFISIENSI KOLEKTOR PEMANAS UDARA DARI BEBERAPA MATERIAL PLAT ABSORBER PADA ALAT PENGERING GABAH Doddy Suanggana; Karel Tikupadang
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kolektor pemanas udara pada alat pengering gabah dengan membandingkan plat absorber di kolektor pemanas udara. Kegiatan penelitian ini dilakukan pada Laboratorium Mesin Pendingin Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan membuat alat pengering gabah dan menganalisa efisiensi kolektor pemanas udara dengan perbandingan plat absorber. Dari perbandingan material plat absorber ini diharapakan panas yang masuk ke dalam ruang pengering dapat maksimal dan menngurangi waktu pengeringan gabah. Hasil penelitian menujukkan bahwa penggunaan plat tembaga sebagai plat absorber lebih baik dibandingkan dengan menggunakan aluminium dan seng. Efisiensi kolektor yang didapatkan dari plat tembaga sebesar hc1 s 62.06 % dan hc2 66.91 % sedangkan untuk plat aluminium nilai hc1 61.90 % dan hc2 66.62 % serta untuk plat seng nilai hc1 61.10 % dan hc2  64.83 %.