Danau Tempe adalah salah satu danau 10 terbesar di Indonesia yang terletak di Propinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Wajo, Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Soppeng. Secara geografis Danau Tempe terletak pada titik 4o00’00†– 4o15’00†LS dan 119o52’30â€â€“ 120o07’30†BT. Danau Tempe memiliki karakteristik pada musim hujan luas Danau Tempe sekitar 45.000 ha, musim kemarau sekitar 1.000 ha (Amri, 2012).Tujuan kajian ini adalah mengumpulkan data dan informasi terkait sosial-ekonomi, ruang,budaya, dan lingkungan danau tempe terkait pemanfaatan ruang, mengidentifikasi dan memetakan tipe-tipe karakteristik sosial-ekonomi, budaya dan lingkungan masyarakat danau tempe, mengidentifikasi peran para pihak yang terlibat dalam pemanfaatkan Danau Tempe, mengidentifikasi berbagai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dikaitkan dengan peluang pelaksanaan program kegiatan revitalisasi danau tempe, memberikan rekomendasi berupa opsi-opsi atau pilihan-pilihan yang berpotensi memiliki dampak negatif serta dapat memicu konflik antar para pemanfaat danau. Kajian ini menggunakan metode analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil kajian sosial-ekonomi menunjukkan usia produktif responden 15–55 tahun, tingkat pendidikan rendah SD dan SLTP,mata pencaharian umumnya petani dan nelayan dari sisi budaya adanya perilaku egoisme/egosentrisme, komsumsi yang berlebihan atas sumberdaya alam, perebutan kepentingan, legalitas individual. Hasil pengamatan kondisi lingkungan dan sanitasi yang buruk. Penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan,keberadaan habitat burung-burung endemik yang menjadi komsumsi makanan,munculnya ikan predator, pertumbuhan enceng gondok yang meningkat drastis