Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS SEKAM PADI MENGGUNAKAN SEM SEBAGAI PELAT ABSORBER AIR LAUT MENJADI AIR BERSIH Humayatul Ummah Syarif
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 5 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/tea.v5i2.235

Abstract

Sekam adalah bagian dari bulir padi-padian (serealia) berupa lembaran yang kering, bersisik, dan tidak dapat dimakan, yang melindungi bagian dalam (endospermium dan embrio). Sekam dapat dijumpai pada hampir semua anggota rumput-rumputan (Poaceae), meskipun pada beberapa jenis budidaya ditemukan pula variasi bulir tanpa sekam (misalnya jagung dan gandum). Dalam kehidupan sekam ini merupakan limbah dari hasil Tanaman. Dalam pertanian, sekam padi dapat dipakai sebagai campuran pakan, alas kandang, dicampur di tanah sebagai pupuk, dibakar, atau arangnya dijadikan media tanam, di cetak dijadikan bahan bakar pengganti minyak tanah. Pada penelitian ini sekam padi di bakar dan arangnya akan dijadikan briket sebagai absorber pada proses distilasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa komposisi sekam padi setelah terendam di air laut beberapa senyawa mengalami penurunan dan peningkatansebelum dan sesudah proses destilasi. Kesimpulannya bahwa sekam padi yang sebenarnya sebagai limbah dapat dibuat sebagai briket, pupuk, bahan bakar dan lain-lainnya tapi juga dapat digunakan sebagai pelat absorber pada proses destilasi air laut menjadi air bersih. Hasil yang diperoleh dengan menggunakan alat SEM (Scanning Electron Microscope) diketahui komposisi kimia yang mengalami penurunan yaitu nilai unsur Wt% Silika mengalami penurunan dari 42.23 % menjadi 35.49 % setelah melalui proses distilasi dengan absorber sekam padi yaitu 6,74%, Sedangkan Wt% Fe = 3,41% menjadi 6,83% setelah proses distilasi mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan briket sekam padi sebagai pelat absorber di dalam proses distilasi menghasilkan senyawa terlarut di dalamnya datang setelah proses kondensasi.
ANALISIS PROSES PRODUKSI ASPHALT MIXING PLANT DI PT. MAKASSAR INDAH GRAHA SARANA Rio Toding; Asmeati; Humayatul Ummah Syarif
Jurnal Aplikasi Teknik dan Sains Vol. 4 No. 2 (2023): JATS
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Proses Produksi Asphalt Mixing Plant Di Pt. Makassar Indah Graha Sarana, Rio Toding. Dewasa ini pembangunan sarana transportasi di Indonesia menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan . PT. Makassar Indah Graha Sarana (MIGS) adalah perudahaan yang berdiri sejak tahun 1984 yang bergerak di usaha jasa konstruksi yang memproduksi asphalt berskala nasional . Aspal didefinisikan sebagai bahan berwarna hitam atau coklat tua, pada suhu mulai dari padat hingga agak padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis material yang di gunakan dalam proses pembuatan aspal dan Menghitung kapasitas produksi per satu kali beroperasi dalam sehari. Metode Penelitian yang di gunakan adalah metode penelitian Lapangan (field Research) yaitu suatu penelitian yang di lakukan secara sistematis dengan mengangkat data yang ada di lapangan. Adapun Hasil penelitian yang di dapatkan tentang jenis material yang digunakan adalah material AC- WC (Asphalt Concrete - wearing course) dan material AC-BC (asphalt concrete - binder course). Setelah menganalisa data laporan suplay hasil produksi selama bulan maret, Adapun hasil harian yang di dapatkan dari jenis material laston (lapisan aspal beton) AC-WC dan AC-BC yang digunakan untuk pembangunan ruas CPI Tanjung Bunga adalah Total Produksi aspal di tanggal 1,4,14,18,21 dan 26 maret 2021 masing-masing sebesar 11.288,8 kg dari 14.490 kg total ketel perhari, 11.626,6 kg kg dari 14.490 kg total ketel perhari, 14.100 kg dari 14.490 kg total ketel perhari, 9900 kg dari 14.490 kg total ketel perhari, 10.610,5 kg dari 14.490 kg total ketel perhari dan 8000 kg dari 14.490 kg total ketel perhari