Menurut hasil dari berbagai jurnal terhadap media pembelajarannya, ternyata masih minim dalamketersediannya. Namun, pada nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) siswa ternyata masih 80%, yangseharusnya semua harus mencapai pada standar KKM yaitu 75. Maka, salah satu dari berbagai macammedia yang dapat digunakan yaitu berhubungan dengan visualisasi atau dengan gambar. Dan untukmengatasi kurangnya media pembelajaran yang hanya menggunakan gambar 2 dimensi, maka akandigunakan visualisasi 3 dimensi dari software Sketchup dimana jauh akan lebih menarik.Metode penelitan artikel ini dilakukan dengan studi literatur terhadap beberapa hasil penelitanterdahulu. Data yang diambil berupa hasil kelayakan dan hasil belajar siswa dari beberapa jurnal.Kemudian, ditinjau kembali untuk mendapat hasil perbandingan antara perolehan hasil persentasekelayakan serta perolehan hasil belajar berupa nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar dalampenggunaan media 3D Sketchup dari beberapa hasil penelitian jurnal-jurnal terdahulu.Hasil perbandingan kelayakan media 3 dimensi Sketchup ternyata didapat hasil yang sangat layakdengan materi perspektif tampak bangunan rumah sederhana. Hal tersebut dinyatakan dari hasil penelitianSayuti (2017) dengan materi menggambar piktorial lebih unggul dan valid dari sisi keterangannya,sehingga media 3D Sketchup tersebut layak digunakan pada proses pembelajaran. Sedangkan,perbandingan nilai hasil belajar serta persentase ketuntasannya didapat hasil perolehan dari penelitianSayuti (2017) dengan materi piktorial yang masih belum unggul, Namun pada hasil penelitian Priyo (2018)menyatakan hasil ketuntasan hasil belajar yang paling unggul dan memenuhi dalam penelitian denganmenggunakan media 3D Sketchup. Kata Kunci: Media 3D Sketchup, Kelayakan Media, Hasil Belajar.