wildan miftahussurur
IAI At-Taqwa Bondowoso

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Konseptual tentang Pendidikan Multikultural dalam Perspektif Islam wildan miftahussurur; Robhitul Firdaus
Al Yazidiy Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Al Yazidiy : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : LP3M KH Yazid Karimullah Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ay.v6i2.1288

Abstract

Multicultural education is a vital approach to addressing cultural diversity challenges in a globalized world. From an Islamic perspective, it emphasizes not only tolerance and respect for differences but also justice and equality in educational access. This paper explores the concept of multicultural education through Islamic teachings, examining fundamental values found in the Qur'an and Hadith, as well as the thoughts of classical and contemporary Islamic educational figures. Utilizing a descriptive qualitative approach and literature review, the study analyzes the principles of multicultural education within Islam. Findings indicate that multicultural education can serve as a safeguard against radicalism and intolerance while enhancing social cohesion. However, challenges such as religious exclusivism and a lack of educational resources must be addressed. Therefore, a robust conceptual framework is necessary to integrate multicultural values into Islamic education curricula. This research aims to contribute to the development of inclusive educational models that align with the spirit of multiculturalism in Indonesia.
Konflik Hukum dan Nilai Agama dalam Pernikahan Beda Agama: Suara Mahasiswa IAI At-Taqwa Bondowoso: Analisis Perspektif Mahasiswa terhadap Perkawinan Lintas Agama dalam Bingkai Hukum Islam dan Hukum Positif Indonesia wildan miftahussurur; Mohammad Fikri
Al Fuadiy Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Al Fuadiy : Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/af.v6i2.1295

Abstract

Pernikahan beda agama merupakan pernikahan antara dua individu yang menganut keyakinan agama yang berbeda. Di Indonesia, hal ini menjadi isu yang kompleks karena menyangkut aspek hukum dan ajaran agama. Berdasarkan Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, suatu perkawinan dinyatakan sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso terhadap fenomena pernikahan beda agama yang semakin marak. Fokus utama penelitian adalah menganalisis pendapat mahasiswa dalam perspektif hukum Islam dan Hukum Positif Indonesia. Menggunakan metode penelitian yuridis empiris serta pengumpulan data melalui kuesioner, penelitian ini menemukan bahwa mayoritas mahasiswa IAI At-Taqwa tidak menyetujui praktik pernikahan beda agama. Penolakan ini didasarkan pada ajaran Islam yang melarang pernikahan dengan non-Muslim, serta pada ketentuan hukum nasional yang menuntut kesesuaian dengan hukum agama. Hasil penelitian ini mencerminkan bahwa nilai-nilai keagamaan masih menjadi landasan utama mahasiswa dalam menyikapi isu-isu hukum keluarga di Indonesia.