Afriliyana, Syabilla
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN DAN KEPATUHAN MINUM OBAT TERHADAP KEPUASAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS BALARAJA Rahmatulloh, Gilang; Fadhilla, Humaira; Afriliyana, Syabilla
NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing Research Vol 6, No 1 (2026): NURSING ANALYSIS: JOURNAL OF NURSING RESEARCH
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                       A B S T R A KDiabetes Melitus merupakan kondisi jangka panjang yang disebabkan oleh ketidakstabilan gula darah dan dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf serta pembuluh darah. Berdasarkan data WHO, jumlah penderita diabetes di seluruh dunia diperkirakan mencapai 422 juta pada tahun 2024. Keberhasilan terapi diabetes sangat bergantung pada kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat dan melakukan kunjungan rutin guna menjaga kadar gula darah tetap terkendali. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan kepatuhan kunjungan dan kepatuhan minum obat terhadap kepuasan pasien Diabetes Melitus tipe 2 di Puskesmas Balaraja. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik dan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner MMAS (Morisky Medication Adherence Scale) untuk kepatuhan minum obat dan DPSS (Diabetes Patient Satisfaction Scale) untuk kepuasan pasien. Hasil penelitian berdasarkan hasil uji statistik menggunakan Fisher's Exact Test untuk hubungan kepatuhan kunjungan dengan kepuasan pasien diperoleh nilai p value = 0,00 0,05, hasil hubungan kepatuhan minum obat dan kepuasan pasien = 0,058 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa kepatuhan kunjungan yang tinggi berkaitan erat dengan kepuasan pasien, di mana dari 84 responden sebanyak 74 responden (88,1%) menyatakan sangat puas. Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan kunjungan dan kepatuhan minum obat terhadap tingkat kepuasan pasien Diabetes Melitus tipe 2 di Puskesmas Balaraja. Kepatuhan yang baik dapat meningkatkan motivasi kesembuhan dan membantu pengontrolan penyakit agar tidak terjadi komplikasi. Saran dari hasil penelitian ini diharapkan bagi fasilitas kesehatan dapat terus meningkatkan kualitas komunikasi yang efektif dan bersifat dua arah dan informasi pengobatan untuk mempertahankan tingkat kepatuhan dan kepuasan pasien.                                                       ABSTRACTDiabetes Mellitus is a long-term condition caused by unstable blood sugar levels and can cause damage to the nervous system and blood vessels. Based on WHO data, the number of diabetes sufferers worldwide is estimated to reach 422 million in 2024. The success of diabetes therapy is highly dependent on patient compliance in taking medication and making regular visits to keep blood sugar levels under control. The purpose of this study was to determine the relationship between visit compliance and medication adherence to patient satisfaction with type 2 Diabetes Mellitus at the Balaraja Community Health Center. Method This research uses a quantitative method with an analytical design and a cross-sectional approach. Data were collected through the MMAS (Morisky Medication Adherence Scale) questionnaire for medication adherence and DPSS (Diabetes Patient Satisfaction Scale) for patient satisfaction. The results of the study based on the results of statistical tests using Fisher's Exact Test for the relationship between visit compliance and patient satisfaction obtained a p-value = 0.00 0,05, relationship between medication adherence and patient satisfaction = 0.058. This indicates that high visit compliance is closely related to patient satisfaction, from 84 respondents with 74 respondents (88.1%) stating they were very satisfied. In conclusion, Ha is accepted and Ho is rejected, indicating a significant relationship between visit compliance and medication adherence on the level of satisfaction of type 2 diabetes mellitus patients at the Balaraja Community Health Center. Good adherence can increase motivation for recovery and help control the disease to prevent complications. Conclution of this study suggest that healthcare facilities should continue to improve the quality of communication efective and treatment information to maintain patient compliance and satisfaction.