Pendidikan Islam menghadapi tantangan yang semakin kompleks di era globalisasi digital, terutama dalam membentuk generasi muda yang memiliki motivasi spiritual yang kuat dan akhlak mulia. Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) sebagai lembaga pendidikan nonformal berbasis masyarakat memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini, termasuk pemahaman tentang niat menuntut ilmu sebagai bentuk ibadah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana kegiatan pembelajaran Qiroatul Kutub dapat meningkatkan pemahaman niat menuntut ilmu pada santri di TPQ Nurul Hidayah Sawotratap Gedangan Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang bersifat partisipatif dan kolaboratif, melibatkan 6 santri kelas 5-6 SD, para ustadzah, pengurus TPQ, serta mahasiswa sebagai fasilitator. Kegiatan dilaksanakan pada 6 April 2026 melalui tahapan pembiasaan doa, pembacaan dan penerjemahan kitab, penjelasan makna kandungan kitab, serta sesi tanya jawab tentang nilai ikhlas, adab, dan kesadaran spiritual dalam menuntut ilmu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dan reflektif ini berhasil meningkatkan pemahaman santri, yang tercermin dari perubahan sikap, antusiasme, dan kesadaran bahwa menuntut ilmu merupakan ibadah yang memerlukan niat yang lurus dan ikhlas. Kegiatan Qiroatul Kutub terbukti efektif sebagai media internalisasi nilai spiritual sekaligus penguatan karakter religius santri secara berkelanjutan, sehingga TPQ semakin kokoh sebagai fondasi pembentukan generasi yang berakhlakul karimah. Kata Kunci: Qiroatul Kutub, Niat Menuntut Ilmu, TPQ, Santri, Participatory Action Research (PAR), Pendidikan Islam, Karakter Religius, Internalisasi Nilai.