Pratama, Ardin Rakha
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Berbagai Mulsa Terhadap Efisiensi Konversi Energi (EKE) dan Produksi Padi Gogo (Oryza sativa L.) Varietas Inpago 13 Pratama, Ardin Rakha; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.2.06

Abstract

Indonesia mengandalkan sektor pertanian sebagai mayoritas mata pencaharian, dengan padi sebagai komoditas utama. Padi menjadi fokus utama pertanian karena menjadi tanaman pangan utama. Budidaya padi gogo umumnya dilakukan di lahan kering, yang merupakan lahan marginal dengan tantangan utama di lahan kering dan ketersediaan air yang rendah, yang dapat diatasi dengan menggunakan varietas padi toleran kekeringan yaitu Inpago 13 dan penggunaan mulsa yang menjadi solusi untuk menurunkan risiko kehilangan air dari tanah akibat penguapan. untuk mempelajari metode penggunaan berbagai macam mulsa dalam meningkatan Efisiensi Konversi Energi matahari (EKE), pertumbuhan tanaman dan hasil tanaman padi gogo varietas Inpago 13. Penelitian ini dilakukan Agustus hingga Desember 2024 di Kebun Percobaan Jatimulyo, yang terletak di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Alat yang digunakan antara lain traktor tangan, meteran, cangkul, alat penyiang, timbangan analitik portable Ohaus Scout Pro dengan tipe SP 601, alat tulis, label, LAM (Leaf Area Meter) dengan tipe LI-3000C, oven pengering Memmert tipe 21037 FNR, dan kamera. Bahan yang dibutuhkan seperti mulsa jerami, mulsa plastik perak perak, mulsa plastik geowoven, mulsa plastik hitam perak, mulsa plastik hitam putih, pelubang mulsa, benih padi varietas Inpago 13, serta pupuk yang digunakan adalah pupuk NPK 15-15-15 dan Urea, serta data intensitas radiasi matahari dari data BMKG. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, Perlakuan mulsa geowoven mempunyai nilai Efisiensi Konversi Energi (EKE) yakni 4,27% yang lebih tinggi dibandingkan semua perlakuan mulsa.